Palembang — Palembang menyambut malam pergantian Tahun Baru 2025–2026 dengan pengamanan berlapis. Sebanyak 400 personel kepolisian diterjunkan untuk memastikan perayaan berjalan aman, tertib, dan terkendali, khususnya di titik-titik yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan gangguan keamanan.
Polrestabes Palembang menerapkan strategi pengamanan kombinasi terbuka dan tertutup. Personel berseragam hingga anggota berpakaian sipil disebar di sejumlah ruas strategis guna mengantisipasi aksi balap liar, keributan, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya.
Kepala Bagian Operasi Polrestabes Palembang, Kompol M Jedi, menyebutkan bahwa fokus utama pengamanan diarahkan ke kawasan rawan dan pusat aktivitas masyarakat. Jalan protokol seperti Soekarno-Hatta dan Demang Lebar Daun menjadi perhatian khusus karena kerap menjadi lokasi berkumpulnya warga saat malam tahun baru.
“Kami juga memperkuat penjagaan di pusat perbelanjaan dan kawasan komersial. Ratusan personel tambahan ditempatkan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang memilih merayakan pergantian tahun di ruang publik,”kata dia.
Pengamanan juga difokuskan pada titik-titik favorit warga, mulai dari kawasan Jakabaring, Air Mancur Masjid Agung, Kambang Iwak, Perempatan Charitas, Simpang Lima DPRD, Benteng Kuto Besak (BKB), hingga jalur menuju Mall PTC. Lokasi-lokasi tersebut diprediksi mengalami lonjakan aktivitas dan kepadatan kendaraan.
“Dari sisi lalu lintas, kami menyiapkan rekayasa arus dengan menempatkan personel di sejumlah simpul jalan utama. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan, terutama di jalur penghubung antarwilayah kota,”kata dia.
Sebagai langkah pengendalian massa, Polrestabes Palembang juga akan memberlakukan penutupan sementara pada beberapa jembatan, termasuk Jembatan Ampera. Penutupan direncanakan berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga dini hari, dan bersifat situasional menyesuaikan kondisi lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merayakan malam tahun baru secara bijak, menjaga ketertiban, serta menumbuhkan empati sosial, terutama kepada warga yang tengah terdampak musibah,”kata dia.












