Menu

Mode Gelap

News

968 Kasus Setahun, Palembang Percepat Upaya Cegah Dengue dan Lindungi Anak dengan Vaksinasi

badge-check


Gubernur Sumsel Herman Deru sesuai peresmian vaksinasi Dengue di Palembang. Foto : Abdullah Toriq/Urban Id Perbesar

Gubernur Sumsel Herman Deru sesuai peresmian vaksinasi Dengue di Palembang. Foto : Abdullah Toriq/Urban Id

Palembang – Ancaman penyakit dengue masih membayangi masyarakat Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mencatat sepanjang 2025 terjadi 4.437 kasus dengue dengan 22 kematian, di mana Palembang menjadi wilayah dengan kasus tertinggi, yakni 968 kasus dan tiga kematian. Kondisi ini menegaskan bahwa dengue bukan lagi penyakit musiman, melainkan masalah kesehatan serius yang membutuhkan langkah pencegahan baru dan berkelanjutan.

Tingginya kasus tersebut mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Kesehatan Kota Palembang dan Universitas Sriwijaya (Unsri) meresmikan Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di Palembang, Selasa (18/2/2026). Program ini menjadi bagian dari strategi penguatan pencegahan dengue berbasis data, sekaligus upaya mengejar target nol kematian akibat dengue pada 2030.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan bahwa dengue merupakan tantangan kesehatan jangka panjang yang harus dihadapi secara terencana. Ia menyebut pengendalian vektor dan edukasi masyarakat tetap penting, namun tidak lagi cukup jika tidak dilengkapi inovasi berbasis bukti ilmiah.

“Dengue bukan sekadar isu musiman. Kita butuh langkah yang lebih proaktif, berbasis data, dan melibatkan kolaborasi lintas sektor untuk melindungi generasi muda serta memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, dr. Trisnawarman, mengungkapkan bahwa dalam lima tahun terakhir, 42 persen kasus dengue terjadi pada kelompok usia 15–44 tahun, sementara dalam tujuh tahun terakhir 41 persen kematian dengue dialami anak usia 5–14 tahun. Fakta ini menunjukkan bahwa anak usia sekolah menjadi kelompok paling rentan.

“Ancaman dengue ada sepanjang tahun. Karena itu, selain penerapan 3M Plus, penguatan peran jumantik, dan pemanfaatan teknologi seperti ovitrap, dibutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif,” jelasnya.

Melalui pemantauan aktif ini, sebanyak 7.500 anak usia 6–10 tahun di 60 Sekolah Dasar pada wilayah kerja 10 puskesmas dengan kasus dengue tertinggi di Palembang akan dipantau kesehatannya. Dari jumlah tersebut, 5.000 anak mendapatkan vaksinasi dengue, sementara sisanya menjadi kelompok pembanding sesuai persetujuan orang tua.

Ketua Pelaksana Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Sumatera Selatan, dr. Ariesti Karmila, Sp.A(K), menilai persepsi masyarakat yang masih menganggap dengue sebagai penyakit ringan menjadi tantangan tersendiri. Padahal, pada kondisi tertentu dengue dapat berkembang menjadi berat dan berisiko kematian.

“Vaksinasi hadir sebagai pelengkap, bukan pengganti, dari upaya pencegahan yang sudah ada. Dengan pendekatan menyeluruh, rantai penularan dengue diharapkan bisa ditekan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pemantauan aktif vaksinasi dengue di Palembang merupakan bagian dari program multinegara yang juga berjalan di Thailand dan Malaysia. Di Indonesia, program ini dilaksanakan di tiga kota, yakni Jakarta, Palembang, dan Banjarmasin selama periode tiga tahun.

Penanggung jawab nasional kegiatan ini, Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K), menyebut hasil pemantauan aktif sangat penting sebagai dasar kebijakan kesehatan ke depan, termasuk kemungkinan memasukkan vaksinasi dengue dalam program nasional.

“Target kami jelas, menuju *zero dengue death* pada 2030, atau setidaknya menurunkan 50 persen angka kematian dan 25 persen angka kejadian dengue,” tegasnya.

Dari sisi mitra, Takeda Innovative Medicines menyatakan komitmennya mendukung upaya pencegahan dengue secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor yang berbasis sains.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pohon Tua Tumbang di Palembang, Tiga Mobil Ringsek

18 Februari 2026 - 13:10 WIB

Catat Kinerja Finansial yang Kuat, Bank Sumsel Babel Bagikan Dividen Rp 302,9 Miliar

18 Februari 2026 - 11:39 WIB

Suasana Perayaan Imlek 2026 di Palembang: Usung Tema Kuda Api

17 Februari 2026 - 20:41 WIB

Hilal di Palembang Masih di Bawah Ufuk, Awal Puasa Ramadan Diperkirakan Jatuh 19 Februari

17 Februari 2026 - 18:52 WIB

Cekcok di Warung Berujung Maut, Ayah dan Anak di Ogan Ilir Keroyok Tetangganya

17 Februari 2026 - 16:31 WIB

Trending di News