Menu

Mode Gelap

Hot Week

Pengamat: Jangan Pilih Caleg yang Pasang APK di Pohon

badge-check


Pengamat: Jangan Pilih Caleg yang Pasang APK di Pohon Perbesar

Jelang pemilihan serentak yang akan dilaksanakan sekitar Tiga pekan lagi, penamapakan Alat Peraga Kampanye (APK) Calon Legislatif (Caleg) banyak bertebaran di kota Palembang. 

Mulai dari baliho, spanduk, dan poster yang dipasang tidak sesuai dengan peraturan Komisi Pemilih Umum (KPU).  Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab banyak melanggar peraturan dengan memasang APK di pohon-pohon.

Pengamat Komunikasi Lingkungan UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Yenrizal Tarmizi mengatakan, Caleg yang memasang atribut kampanye di pohon tersebut pertanda calon tersebut tidak mencintai lingkungan.

“Ketika ada Caleg yang memasang spanduk atau poster di pohon-pohon berarti dia ttidak cinta lingkungan. Indikatornya sangat sederhananya, sedangkan saat ini masyarakat butuh calon wakil rakyat yang peduli terhadap lingkungan,” kata Yenrizal, Minggu (24/3).

Menurutnya, visi-misi kepedulian lingkungan harus menjadi komitmen setiap Caleg yang berlaga pada pemilu 2019 baik tingkat Kabuapten/ Kota di seluruh Indonesia.

“Mereka harusnya sejak awal sudah tau dan berkomitmen harus peduli lingkungan. Contohnya saja jangan memasang APK mereka di pohon. Ini saja mereka sudah tidak peduli dengan lingkungan,” tegasnya.

Bahkan, hingga saat ini dirinya mengamati belum nampak Caleg yang menawarkan visi-misi terkait isu kepedulian lingkungan, ia hanya melihat para calon masih mengusung visi-misi klasik seperti janji anti korupsi, realisasi pemerintahan yang bersih ataupun penuntasan kemiskinan.

Padahal, isu lingkungan ini masih menjadi tugas besar para pemimpin di level legislatif maupun eksekutif.

Yenrizal dirinya menyarankan kepada masyarakat agar memilih Caleg yang bisa menawarkan visi-misi menjaga lingkungan serta melihat jejak pengalamannya.

“Mari lihat sama-sama saja, kira-kira saat kampanye nanti sudah ada belum arah ke isu-isu lingkungan. Jangan sampai nanti ketika sudah jadi anggota legislatif malah merusak dan memanfaatkan lingkungan untuk keuntungan pribadi, izin ini itu buat ekspolitasi, bahaya tentunya. Jadi sebaiknya jangan dipilih calon itu, coba masyarakat lihat Track Recordny calonnya dulu,” pungkasnya. (bowok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Digital Channel Customer Experience Award 2026 untuk MyPertamina

2 Mei 2026 - 21:08 WIB

Herman Deru Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan Buruh Sumsel di Peringatan May Day

2 Mei 2026 - 16:36 WIB

Gubernur Herman Deru Jembatani Polemik Penutupan Wisata Gunung Dempo, Pastikan Ekonomi Warga Tetap Berjalan

2 Mei 2026 - 16:35 WIB

Pertamina Patra Niaga Raih Predikat Best Of The Best di Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2026

2 Mei 2026 - 15:28 WIB

Ratu Dewa Terima Gelar Adat Minangkabau “Sutan Malin Batuah” dari Pengurus Solok Saiyo Sakato

2 Mei 2026 - 12:37 WIB

Trending di News