Sukarelawan Crivisaya Ganjar yang terdiri dari Generasi Alumni Muda Universitas Sriwijaya (Unsri) dan Universitas Lampung (Unila) menggelar pelatihan pembuatan abon ikan lele kepada puluhan warga di Musi Rawas.
Pelatihan pengolahan produk berbahan dasar ikan air tawar itu berlangsung di kawasan Danau Aur, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan pada Sabtu (16/9/2023).
Dalam kesempatan tersebut, hadir Produsen Rumah Lele (RULE) bernama Yayuk Yuliani sebagai pemateri. Yayuk dinilai sebagai tokoh UMKM yang sangat menginspirasi di Musi Rawas karena bisa meraup keuntungan jutaan rupiah dalam sebulan.
Berbekal bahan dasar ikan lele, Yayuk kemudian menyulapnya menjadi panganan lezat berbentuk abon ikan lele.
“Lumayan kalau ikan lele mentah itu per kg-nya sekarang Rp 17.000, kalau dikali lima itu sekitar Rp 80.000-an, kalau abon lele itu sekitar Rp250.000 saya jual. Keuntungan bersih saya 30 persen kalau ada reseller 20 persen hampir 100.000 (omzet) per kilonya,” jelas Yayuk.
Dalam pemaparannya, Yayuk juga menjelaskan cara pembuatan abon ikan lele yang memiliki nilai daya jual lebih tinggi dibandingkan ikan lele yang belum diolah.
Adapun cara membuat abon ikan lele yaitu difilet terlebih dahulu. Kemudian dikukus, dicuci dengan air yang mengalir. Lalu dihaluskan dengan dipisahkan dari duri dan tulangnya. Selanjutnya ditumis dan digoreng sampai kuning. Setelah itu didinginkan kurang lebih 15 jam, barulah terakhir di packing agar siap dipasarkan ke para konsumen.
Selain rendah kalori dan sodium, ikan lele juga mengandung protein, lemak sehat, vitamin, serta mineral yang baik buat kesehatan tubuh.
Kegiatan ini juga sebagai sosialisasi sosok Ganjar Pranowo calon Presiden 2024 kepada warga setempat. Warga tampak sangat antusias menerima kehadiran sukarelawan Crivisaya Ganjar.
Seperti yang diungkapkan Yayuk. Menurut dia, pelatihan ini sangat bermanfaat untuk memperbaiki ekonomi keluarga. Yayuk berharap kegiatan serupa nantinya dapat dilakukan secara kontinyu agar dampaknya terus dirasakan oleh masyarakat Musi Rawas.
“Karena UMKM itu sangat mendukung dan menguatkan ekonomi keluarga, sangat bermanfaat, apalagi didukung kegiatan yang lebih jangan sekedar dilatih. Mungkin ada tindaklanjut ke depannya lebih bagus lagi,” kata Yayuk.













