Menu

Mode Gelap

News

Siswa SMK di OKU Selatan Tewas Ditusuk Teman Sekolah

badge-check


Ibu korban saat bersedih saat mengetahui anaknya menjadi korban penusukan. Foto : Istimewa Perbesar

Ibu korban saat bersedih saat mengetahui anaknya menjadi korban penusukan. Foto : Istimewa

OKU Selatan — Seorang pelajar SMK di Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan bernama Rama Erlangga (16) meregang nyawa setelah terlibat insiden penusukan dengan sesama pelajar.

Korban, menghembuskan napas terakhir setelah mengalami luka tusuk di paha dan punggung. Peristiwa tragis itu terjadi di sebuah kontrakan di Desa Gunung Terang, Kecamatan Buay Sandang Aji, Rabu (14/1/2026) pagi.

Kapolsek Buay Sandang Aji, Iptu Nyoman Artika, menyebutkan insiden bermula saat korban mendatangi tempat tinggal terduga pelaku berinisial RD (16). Pertemuan tersebut berujung penganiayaan menggunakan senjata tajam. Meski sempat berusaha menyelamatkan diri, korban akhirnya terjatuh di pinggir jalan raya dalam kondisi bersimbah darah.

“Warga yang melintas segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke puskesmas terdekat. Namun luka yang diderita terlalu parah sehingga nyawa korban tidak dapat diselamatkan, ” kata dia.

Nyoman mengatakan pihak kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan terduga pelaku, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

“Kasus ini kami tangani secara serius karena melibatkan anak di bawah umur, baik korban maupun terduga pelaku. Pendalaman motif masih terus dilakukan,” ujarnya.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Mapolres OKU Selatan dan akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum pidana anak. Polisi memastikan pendekatan hukum tetap mengedepankan prinsip perlindungan anak, tanpa mengabaikan rasa keadilan bagi korban dan keluarga.

Kemudian dalam peristiwa ini pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, yakni Kurniawan (33), Sarmidi (62), Yoga Basuki (16), dan Abdul Haris (42) yang semuanya berasal dari wilayah sekitar lokasi kejadian. Kasus ini ditangani dengan sangkaan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan meninggal dunia.

“Untuk motif kejadian masih dalam pendalaman penyidik. Kami memastikan proses hukum akan dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku, mengingat baik korban maupun terduga pelaku masih berstatus anak di bawah umur,” ucapnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Zulkifli Hasan Apresiasi SPPG Polri Pegangsaan Dua, Sebut Terbaik dari Seluruh SPPG yang Dikunjungi

15 Januari 2026 - 21:47 WIB

Prabowo Dorong Riset Kampus Jadi Mesin Hilirisasi dan Industri Nasional

15 Januari 2026 - 21:28 WIB

3 Kades di Ogan Ilir Pilih Mindur dari PPPK

15 Januari 2026 - 21:05 WIB

Bertemu Dirjen Permasyarakatan, Bupati Toha Akan Hibahkan Lahan Bapas di Muba

15 Januari 2026 - 20:49 WIB

Pemkot Palembang Kunjungi Jakarta Smart City, Dorong Kolaborasi Pengembangan Layanan Digital Terintegrasi

15 Januari 2026 - 18:15 WIB

Trending di News