Palembang — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mengoptimalkan jalur kereta api sebagai solusi mudik Lebaran 2026. Melalui program mudik gratis, ribuan warga difasilitasi pulang kampung dengan moda transportasi massal yang dinilai lebih aman, nyaman, dan minim risiko kemacetan.
Sebanyak 2.912 kursi kereta api disiapkan untuk dua rute utama, yakni Kertapati–Tanjung Karang (Lampung) dan Kertapati–Lubuklinggau. Program ini akan dilaksanakan selama dua hari, dengan kapasitas lebih dari seribu penumpang per hari.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumsel, Musni Wijaya, menjelaskan bahwa mudik gratis bukan hanya layanan sosial, tetapi juga bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi saat arus mudik Lebaran.
“Pemanfaatan kereta api diharapkan bisa mengurangi lonjakan kendaraan pribadi di jalan raya, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Pemprov Sumsel menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI) serta Bank Sumsel Babel sebagai mitra pendukung. Kolaborasi ini memastikan operasional mudik gratis berjalan tertib dan tepat sasaran.
Rinciannya, rute Kertapati–Tanjung Karang mendapat alokasi kursi terbanyak, sementara rute Kertapati–Lubuklinggau disiapkan ratusan kursi untuk melayani pemudik dari wilayah barat Sumsel. Program ini menjadi agenda tahunan yang konsisten dilaksanakan pemerintah daerah.
Sementara itu, Dishub Sumsel mengingatkan calon pemudik agar mempersiapkan diri dengan baik, termasuk memenuhi persyaratan administrasi dan menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.












