Banyuasin — Aktivitas pekerja di sebuah pabrik di kawasan Jalan Tanjung Api-Api, Desa Gasing, Kabupaten Banyuasin, sempat dibuat waswas setelah seekor buaya muara ditemukan berada di saluran air lingkungan pabrik. Keberadaan predator tersebut dinilai berisiko tinggi karena lokasinya berada di area lalu lalang karyawan.
Tim rescue Pos Pemadam Kebakaran Talang Keramat langsung dikerahkan ke lokasi pada Senin pagi (5/1/2026) usai menerima laporan dari warga dan pihak pabrik. Evakuasi berlangsung sekitar satu jam dengan pengamanan ketat untuk mencegah buaya berpindah ke area yang lebih ramai.
Kepala Pos Damkar Talang Keramat, Kris Silaen, mengatakan respons cepat dilakukan untuk memastikan keselamatan pekerja. Ia menyebut buaya muara berukuran sekitar dua meter itu bersembunyi di selokan air yang terhubung dengan kawasan sekitar pabrik.
“Lokasinya cukup berbahaya karena dekat dengan aktivitas pekerja. Karena itu kami langsung melakukan evakuasi agar tidak menimbulkan korban,” ujar Kris.
Dengan peralatan khusus, petugas berhasil mengamankan buaya tanpa perlawanan berarti. Proses penangkapan berlangsung relatif aman dan tidak menimbulkan kepanikan lanjutan di lingkungan pabrik.
Usai dievakuasi, buaya muara tersebut dibawa ke Pos Damkar Talang Keramat untuk penanganan sementara. Selanjutnya, koordinasi dilakukan dengan instansi terkait guna menentukan lokasi pelepasliaran yang sesuai dengan habitat aslinya.
Kris menambahkan, keberadaan buaya di area industri menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan, terutama bagi kawasan yang berdekatan dengan sungai atau rawa. Ia mengimbau masyarakat dan pihak perusahaan segera melapor jika menemukan satwa liar berbahaya agar dapat ditangani secara cepat dan aman.













