Palembang — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi situasi global, khususnya dampak konflik di kawasan Timur Tengah.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Safari Ramadan di Masjid Nurul Ikhlas, Kompleks Pelni Palembang, Selasa (3/3/2026).
Dalam sambutannya, Herman Deru menjelaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan bertujuan mempererat silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah juga ingin mendengar langsung aspirasi serta kondisi riil yang dirasakan warga.
Meski demikian, ia menegaskan pemerintah tetap waspada dan terus memantau perkembangan perekonomian daerah.
Menurutnya, konflik internasional, termasuk situasi di Iran dan kawasan Timur Tengah, memang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi global.
Namun, Herman Deru mengimbau masyarakat agar tidak khawatir berlebihan, khususnya terkait ketersediaan bahan pangan. Ia menegaskan bahwa Sumatera Selatan merupakan salah satu daerah penopang swasembada pangan nasional sehingga stok pangan dinilai aman.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Informasi yang tidak akurat, kata dia, kerap memicu keresahan di tengah masyarakat.
“Sering kali baru ada sedikit informasi, masyarakat langsung panik buying dan melakukan aksi borong barang. Ini yang harus kita hindari,” tegasnya, seraya mengajak warga tetap tenang dan rasional dalam menyikapi berbagai isu.
Pada kesempatan yang sama, Ustaz Thoyibno mengajak seluruh jemaah untuk mengisi Bulan Suci Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah. Ia berharap semangat beribadah dapat terus dijaga, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga setelahnya.
Safari Ramadan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Edward Candra, Danlanal Palembang Kolonel Laut Arry Hendrawan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan.













