Menu

Mode Gelap

News

Dampingi Menhub RI Pimpin Rakor Angkutan Lebaran 2026, Herman Deru Targetkan Perbaikan Jalan Rampung H-10

badge-check


Dampingi Menhub RI Pimpin Rakor Angkutan Lebaran 2026, Herman Deru Targetkan Perbaikan Jalan Rampung H-10 Perbesar

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mendampingi Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 di Provinsi Sumsel yang digelar di Griya Agung, Rabu (25/02/2026).

Rakor tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pangdam, Kapolda, Kabinda, Danlanal, Danlanud, serta para bupati dan wali kota se-Sumsel.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru (HD) menyampaikan bahwa kunjungan Menteri Perhubungan menjadi momentum penting untuk menyelaraskan informasi sekaligus memastikan kesiapan transportasi darat, udara, dan perairan dalam menghadapi lonjakan arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.

Menurut HD, Sumsel merasa terhormat menjadi provinsi yang dikunjungi setelah Lampung.

Rakor difokuskan pada langkah-langkah strategis menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat, tidak hanya saat Lebaran, tetapi juga tren kenaikan penumpang pesawat dan moda transportasi lainnya, baik kedatangan maupun keberangkatan.

Salah satu poin utama yang dibahas adalah percepatan perbaikan jalan nasional sepanjang kurang lebih 1.500 kilometer di wilayah Sumatera Selatan.

“Kementerian Pekerjaan Umum menjamin seluruh lubang di ruas jalan nasional akan ditutup maksimal H-10 sebelum Lebaran. Beberapa ruas prioritas yang menjadi perhatian antara lain jalur Musi Rawas, Banyuasin, dan Musi Banyuasin, termasuk ruas Palembang–Prabumulih hingga Prabumulih–Lahat,” ujar HD.

Ia menambahkan, perhatian khusus juga diberikan pada ruas Palembang–Betung yang menjadi simpul pergerakan kendaraan menuju Jambi dan Aceh.

Dari total sekitar 60 kilometer jalur padat tersebut, terdapat 22 kilometer yang mengalami kemacetan cukup parah akibat bottleneck dan belum optimalnya konektivitas interchange.

HD berharap optimalisasi ruas tol seperti Tol Palembang–Betung, Tol Palembang–Indralaya, serta jaringan Jalan Tol Trans-Sumatera dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Di sektor perkeretaapian, Pemprov Sumsel bersama PT KAI dan pemangku kepentingan lainnya membahas persoalan kemacetan akibat perlintasan sebidang.

Tingginya aktivitas kereta api barang, khususnya angkutan batu bara, memicu kepadatan di sejumlah titik yang belum memiliki flyover atau underpass.

“Sebagai solusi, telah disepakati pembangunan empat flyover di sejumlah titik strategis di Muara Enim untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan keselamatan. Kami berharap dukungan penuh Kementerian Perhubungan untuk mempercepat realisasinya,” jelas HD.

Selain itu, Pemprov Sumsel juga meminta dukungan Kementerian Perhubungan untuk memberikan imbauan tegas, bahkan sanksi jika diperlukan, guna memastikan larangan angkutan batu bara melintas di jalan umum dapat berjalan efektif.

Di sisi lain, Sumsel terus mengharapkan dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Pelabuhan Tanjung Carat yang progresnya menunjukkan peningkatan signifikan.

Khusus menyambut Lebaran 2026, HD juga mengusulkan penambahan maskapai penerbangan mengingat tren penumpang yang terus meningkat.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, HD optimistis penyelenggaraan Angkutan Lebaran 1447 H di Sumsel dapat berjalan sukses, arus mudik dan balik lancar, serta infrastruktur transportasi semakin kuat sebagai tulang punggung konektivitas Sumatera.

Sementara itu, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menghadapi Angkutan Lebaran 1447 Hijriah.

“Saya melihat persiapannya sudah sangat baik. Perbaikan jalan, baik jalan tol maupun jalan nasional yang menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum, menunjukkan progres signifikan dan ditargetkan selesai sebelum hari puncak arus mudik. Harapannya, tidak ada lagi jalan berlubang yang dilalui para pemudik,” ujarnya.

Berdasarkan proyeksi Kementerian Perhubungan, Sumatera Selatan menjadi salah satu provinsi dengan lonjakan pemudik cukup tinggi.

Diperkirakan sekitar 3,8 juta orang akan melakukan perjalanan menuju atau melintasi wilayah Sumsel selama periode Lebaran tahun ini.

Selain sebagai daerah tujuan, Sumsel juga merupakan jalur strategis lintas Sumatera bagi pemudik menuju Jambi, Sumatera Utara, hingga Aceh.

Karena itu, perhatian khusus diberikan terhadap kesiapan infrastruktur, baik jalan tol maupun jalan arteri.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pemerintah juga menyiapkan sejumlah kebijakan, termasuk pemberian diskon tarif tol pada periode tertentu selama angkutan Lebaran.

Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong distribusi lalu lintas lebih merata.

Menteri Perhubungan menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan angkutan Lebaran.

Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan, arus mudik dan arus balik di Sumsel diharapkan berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Tips Pilih Baju Lebaran Agar Tampil Stylish dan Sopan

25 Februari 2026 - 21:17 WIB

Polda Sumsel: Kasus Dugaan Korupsi Proyek Danau Teloko OKI Masuk Tahap Penyelidikan

25 Februari 2026 - 20:24 WIB

Sekda Edward Candra Hadiri Pengajian Ramadhan di OJK Sumsel, Perkuat Sinergi Pembangunan

25 Februari 2026 - 15:10 WIB

Sikat Habis Baliho Liar: Ratu Dewa Tindak Lanjuti Instruksi Prabowo Tata Estetika Palembang

25 Februari 2026 - 14:15 WIB

Sumsel Berduka: Sang Visioner Alex Noerdin Tutup Usia di Jakarta

25 Februari 2026 - 14:05 WIB

Trending di News