Menu

Mode Gelap

News

Dr. Devy Adrianty: Pasien Wajib Terima Pelayanan Maksimal

badge-check


Direktur RSUD Empat Lawang Dr. Devy Adrianty saat menjelaskan alur komplain serta sistem pelayanan terhadap pasien. Saat jumpa pers diruang kerjanya. (Foto Bento) Perbesar

Direktur RSUD Empat Lawang Dr. Devy Adrianty saat menjelaskan alur komplain serta sistem pelayanan terhadap pasien. Saat jumpa pers diruang kerjanya. (Foto Bento)

Direktur RSUD Empat Lawang, Dr. Devy Adrianty menegaskan bahwasanya setiap pasien wajib menerima pelayanan medis, yang maksimal sesuai dengan Standar Oprasi Pelayanan (SOP).

“Siapapun, darimanapun apappun sakitnya pasien wajib diberikan penanganan medis sesuai SOP,” tegasnya kepada awak Media,Jum’at (19/03/2021).

Devy melanjutkan, memang adakalanya pasien atau keluarga pasien yang tidak puas terkait sistem pelayanan RSUD, pihaknya juga tidak bisa mengahalang-halangi hal dan kehendak atau tanggapan itu. Akan tetapi dalam memberikan penanganan pasien disetiap bidang terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sudah sesuai SOP.

“Kita tidak bisa memaksakan pendapat orang dalam hal ini pasien ataupun keluarga pasien yang berobat ke RSUD. Terkait ketidakpuasan terhadap pelayanan yang diberikan, itu hak orang berpendapat. Namun perlu diketahui kita sudah memberikan pelayanan sesuai standar RSUD,” terangnya.

Lebih lanjut Ia menuturkan, bagi masyarakat yang ketika berobat ke RSUD, merasa tidak puas dan sebagainya. Silahkan laporkan ke pihak management sebab sudah ada jalurnya untuk komplain.

“Saya sebagai direktur ingin menegaskan kepada masyarakat jika ingin komplain terkait pelayanan, silahkan ikutibalur komplen yang sudah disiapkan. Bahkan silahkan tempuh jalir hukum jika memang merasa dirugikan,” tegasnya.

Seperti beberapa waktu lalu ada salah satu keluarga pasien terkena gigitan ular, yang komplain bahkan nyaris mengatakan bahwa pihak RSUD menelantarkan pasien atau tiidak diberikan penanganan yang semestinya. Itu bisa pihaknya buktikan dengan hasil rekam medik sistem penanganan yang dilakukan. Sebab di IGD itu semua pasien segera diambil tindakan darurat terlebih dahulu untuk menyelamatkan nyawa pasien.

“Untuk pasien yang terkena gigitan ular sampai akhirnya meninggal, kita (Dokter yang bertugas di IGD, sudah memberikan penanganan yang maksimal sesuai SOP RSUD,” ungkap mantan Kepala Puskesmas Muara Pinang ini.

Lebih jauh ia menyampaikan, terkait sistem penanganan pasien IGD yang akan dirawat inap wajibdl dilakukan swab terlebih dahulu sebelum masuk ke sal atau ruangan. Dikarenakan sekarang masih adanya wabah pandemi covid-19.

“Dimasa pandemi ini pasien yang akan dirawat inap wajib diswab. Dan saya tegaskan lagi untuk swab sendiri biayanya tidak ditanggung oleh negara dalam hal ini BPJS,” tandasnya

Sekedat informasi bahwasanya pihak RDUD bekerja sudah maksimal dan sesuai SOP. Jika memang ada pelayanan dan penanganannya tidak benar terkesan ditelantarkan segera laporkan. Ke kami langsung. (Ben)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pesan Terakhir Haji Halim untuk Palembang: Kota yang Damai, Religius, dan Lebih Baik

22 Januari 2026 - 21:05 WIB

Prosesi Pemakaman Haji Alim Digelar di Masjid Agung Palembang

22 Januari 2026 - 19:34 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Bahas Kerja Sama Pemulihan Ekosistem 57 Taman Nasional Indonesia

22 Januari 2026 - 19:30 WIB

Gubernur Sumsel Kenang Sosok Semasa Hidup Haji Alim

22 Januari 2026 - 19:30 WIB

Usai Terbongkarnya Pengoplosan LPG 3 Kilogram, Herman Deru Pastikan Pasokan LPG di Sumsel Aman

22 Januari 2026 - 19:26 WIB

Trending di News