Palembang – Pemprov Sumsel mengawali tahun 2026 dengan catatan positif. Tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) pada hari pertama kerja setelah libur panjang Natal dan Tahun Baru tercatat tinggi, bahkan mendekati angka sempurna.
Sekretaris Daerah Sumsel Edward Candra mengungkapkan, berdasarkan rekapitulasi absensi, lebih dari 90 persen ASN kembali masuk kerja tepat waktu.
“Data kehadiran menunjukkan angka di atas 90 persen, hampir menyentuh 100 persen. Ini di luar pegawai yang memang mengambil cuti resmi,” ujar Edward, Jumat (2/1/2026).
Tingginya tingkat kehadiran tersebut dinilai mencerminkan kesiapan birokrasi Sumsel dalam memberikan pelayanan publik sejak awal tahun. Meski baru melewati masa libur panjang, sebagian besar ASN langsung kembali menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.
Edward menyebut, pengawasan internal yang berjalan konsisten serta penerapan sistem absensi elektronik turut berperan menjaga kedisiplinan pegawai.
“Untuk keterlambatan memang belum terpantau secara detail, tapi secara umum komitmen bekerja cukup baik,” katanya.
Pemerintah Provinsi berharap tren positif ini berbanding lurus dengan peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), terutama dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, suasana kerja pada hari pertama juga diakui dimanfaatkan ASN untuk kembali menyesuaikan ritme setelah libur akhir tahun. Rizky (35), salah satu ASN Pemprov Sumsel, mengatakan aktivitas kantor tetap berjalan normal meskipun cuaca hujan.
“Fokusnya langsung kerja. Hari pertama ini kami mulai menyesuaikan lagi ritme pekerjaan, tapi pelayanan tetap jalan,” ujarnya.













