Palembang — Seorang driver ojek online (ojol) di Kota Palembang menjadi korban dugaan penggelapan setelah sepeda motornya dibawa kabur penumpang yang mengaku sebagai anggota polisi. Peristiwa ini kini telah dilaporkan ke Polrestabes Palembang.
Korban diketahui bernama Herdi Gunawan (18), warga Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Ia melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Senin (19/1/2026).
Kejadian bermula saat Herdi menerima orderan penumpang yang mengaku sebagai aparat kepolisian. Setibanya di Perumahan Ogan Permai, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, penumpang tersebut meminta izin meminjam sepeda motor korban dengan alasan ingin menjemput istrinya.
“Dia bilang mau jemput istri sebentar. Katanya nanti balek lagi, bahkan ngaku kenal orang Polrestabes,” ujar Herdi saat memberikan keterangan kepada petugas.
Karena percaya dengan pengakuan pelaku, korban pun menyerahkan sepeda motor miliknya. Namun hingga berjam-jam ditunggu, penumpang tersebut tidak kunjung kembali dan tidak bisa dihubungi.
Merasa telah ditipu, Herdi akhirnya melapor ke polisi. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian berupa sepeda motor Yamaha NMAX bernomor polisi BG 6734 JAX dengan nilai ditaksir mencapai Rp18 juta.
Panit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Hendra, membenarkan adanya laporan dugaan penggelapan tersebut. Ia menyatakan laporan korban telah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang.
“Laporan sudah kami terima dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas terlapor,” jelasnya













