Menu

Mode Gelap

News

PBSI Sumsel Gelar Badminton Action

badge-check


PBSI Sumsel Gelar Badminton Action Perbesar

Di akhir tahun 2021 ini, Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Pengprov PBSI) Sumsel akan menggelar hajatan besar, Kejuaraan Provinsi (kejurprov).

Kegiatan itu akan dilaksanakan pada tanggal 11-19 Desember 2021 di GOR Dempo, JS Palembang.

Tidak saja menggelar Kejurprov, juga melaksanakan agenda tahunan Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov), serta beberapa kegiatan lainnya. Antara lain, Sosialisasi SI PBSI, Pelatihan dan ujian Wasit, penataran referee PBSI Sumsel, penataran tournament planner dan leagua planner, penataran pelatih BWF level 1 serta pameran UMKM.

Pada Kejurprov ini ada beberapo nomor yang akan dipertandingankan,di antaranya Kelompok Usia Dini, Anak-anak, Pemula, Remaja, Taruna dan Kelompok Dewasa.

Ketua Umum PBSI Sumatera Selatan, Amrullah, SH mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini merupakan implementasi program kerja pengprov PBSI Sumsel, sekaligus persiapan menghadapi Kejurnas PBSI awal tahun 2022

“Kegiatan ini memang sudah ada diagenda PBSI Sumsel yang dirumuskan pada Mukerprov. PBSI Sumsel awal tahun 2021 yang lalu. Jadi ini bentuk implementasi program kerja pengprov PBSI Sumsel sekaligus persiapan menghadapi kejurnas PBSI awal tahun 2022,” kata Amarullah didampingi humas PBSI Sumsel, Rustam Imron, SH, usai melakukan rapat koordinasi dengan para pengurus melalui zoom meeting terkait Kejurprov ini.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pria di Muara Enim Habisi Nyawa Rekan Kerjanya di SPPG MBG karena Tak Tahan Terus Digoda

28 Januari 2026 - 19:11 WIB

Pemkab Muba Usulkan Underpass di Tol Betung–Jambi

28 Januari 2026 - 18:42 WIB

Prabowo Lantik Keanggotaan Dewan Energi Nasional

28 Januari 2026 - 18:39 WIB

Kronologi dan Motif Kasus Pembunuhan Christina di Palembang oleh Tetangganya

28 Januari 2026 - 16:59 WIB

Ajukan Anggaran Tambahan, Kemenag Pastikan Bayar Tunjangan Profesi Guru dan Dosen

28 Januari 2026 - 16:35 WIB

Trending di News