Menu

Mode Gelap

News

Polri Percepat Pemulihan Aceh Tamiang, Target 389 Titik Sumur Bor Air Bersih

badge-check


Polri Percepat Pemulihan Aceh Tamiang, Target 389 Titik Sumur Bor Air Bersih Perbesar

ACEH TAMIANG – Pasca-bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Polri terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat fase pemulihan masyarakat.

Fokus utama kehadiran Polri saat ini adalah memastikan pemenuhan kebutuhan dasar yang paling krusial, yakni ketersediaan air bersih bagi warga terdampak.

Hingga Selasa (6/1/2026), Polri telah berhasil membangun dan mengaktifkan 177 titik sumur bor air bersih yang tersebar di 12 kecamatan dan 66 desa di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Pembangunan ini menyasar lokasi-lokasi strategis seperti tempat ibadah, sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, hingga pemukiman warga dan lokasi pengungsian.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa langkah cepat ini diambil agar masyarakat dapat segera kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan layak dan aman.

“Penyediaan air bersih menjadi prioritas utama Polri dalam fase pemulihan pascabencana. Polri bergerak cepat memastikan masyarakat dapat segera mengakses air bersih melalui pembangunan sumur bor yang tersebar di berbagai fasilitas publik dan permukiman. Langkah ini dilakukan agar proses pemulihan berjalan lebih cepat,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya.

Secara lebih luas di Provinsi Aceh, Polri menargetkan pembangunan total 389 titik sumur bor. Hingga data terakhir per Senin (5/1/2026) pukul 23.00 WIB, sebanyak 208 titik telah terealisasi di wilayah hukum Polda Aceh. Berikut adalah rincian capaian di Kabupaten Aceh Tamiang:

Fasilitas / LokasiJumlah Titik Sumur Bor
Sarana Pendidikan62 Titik
Tempat Ibadah48 Titik
Pemukiman Masyarakat31 Titik
Rumah Kesehatan18 Titik
Kantor Dinas / Pemerintahan14 Titik
Area Publik & Tempat Pengungsian4 Titik
Total Keseluruhan177 Titik

Dari total tersebut, Polri membangun 3 titik sumur dalam (kedalaman 60–100 meter) dan 160 titik sumur dangkal (kedalaman 20–40 meter) untuk menyesuaikan kondisi geografis wilayah.

Selain Aceh Tamiang, pembangunan juga telah aktif di beberapa wilayah lain seperti Kota Langsa (7 titik), Aceh Timur (9 titik), Aceh Utara (9 titik), serta beberapa titik di Nagan Raya, Aceh Singkil, dan kabupaten lainnya yang masih dalam proses pengerjaan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sekda Edward Candra Hadiri Pengajian Ramadan, Perkuat Sinergi Pemprov dan DPRD Sumsel

22 Februari 2026 - 17:30 WIB

PLTSA Palembang Mampu Kurangi 1.000 Ton Sampah per Hari

22 Februari 2026 - 14:06 WIB

10 Makanan Khas Palembang yang Cocok Jadi Takjil Buka Puasa

22 Februari 2026 - 13:56 WIB

Klaim Setahun Toha–Rohman: Lunasi Utang Daerah Rp350 Miliar Hingga Kemiskinan Turun ke 9,97 Persen

22 Februari 2026 - 04:56 WIB

Seskab Teddy: Di Hadapan Pengusaha AS, Presiden Prabowo Tegaskan Era Baru Iklim Investasi Indonesia

22 Februari 2026 - 04:04 WIB

Trending di News