Palembang – SIS Palembang kembali mencatatkan tonggak sejarah penting pada Kamis, 21 Agustus 2025, dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universal Education & Training Centre / Panitia HSK Sumatera Selatan.
Melalui kerja sama ini, SIS Palembang resmi menjadi Pusat HSK (Hànyǔ Shuǐpíng Kǎoshì), sehingga siswa dapat lebih mudah memperoleh sertifikasi internasional kemampuan Bahasa Mandarin yang diakui secara global.
Kerja sama ini menegaskan komitmen SIS Palembang untuk terus mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global.
Selama ini SIS Palembang dikenal dengan pendidikan internasional yang kuat melalui kurikulum Cambridge.
Kini, hadirnya sertifikasi HSK membuka peluang baru bagi siswa untuk mengasah kemampuan bahasa, memperluas wawasan budaya, sekaligus meningkatkan prospek karier mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SIS Palembang Bapak Ismail Sumantri menyampaikan MoU ini bukan sekadar kerja sama ini adalah komitmen.
“Di SIS Palembang, kami tidak hanya menghadirkan kurikulum Cambridge yang berstandar internasional, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk masa depan,” katanya.
Menurutnya, dngan menjadi pusat resmi HSK, kami memastikan siswa memiliki keunggulan dalam komunikasi global, pemahaman lintas budaya, serta kesiapan karier.
“Lebih dari sekadar pencapaian akademis, SIS Palembang konsisten menjalankan misinya untuk membentuk individu yang utuh,” ungkapnya.
Melalui berbagai programnya, SIS Palembang menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi akademik dan perkembangan sosial-emosional.
“Siswa didorong untuk membangun ketangguhan, empati, kepemimpinan, serta kerja sama tim (nilai-nilai yang tidak hanya penting untuk ujian, tetapi juga untuk kehidupan),” ujarnya.
Makna penting dari kesempatan baru ini juga dirasakan langsung oleh para siswa. Cheryl Aurelia, siswi Secondary 2, mengungkapkan sangat tertarik belajar Mandarin karena akan bermanfaat untuk karier di masa depan.
“Dengan adanya ujian HSK langsung di sekolah, tentu lebih mudah dan semakin memotivasi,” kata Cheryl.
Hal senada juga disampaikan oleh Kayth Roselyn dari Junior College 1. Menurutnya Kerja sama ini menunjukkan bahwa SIS Palembang benar-benar peduli dengan masa depan kami.
“Kurikulum Cambridge sudah memberikan dasar yang kuat, dan kini sertifikasi HSK menjadi nilai tambah saat kami mendaftar ke universitas luar negeri,” ungkapnya.
Sementara itu, Kenrick Tyson dari Primary 4, menambahkan belajar bahasa Mandarin memang menantang, tetapi saya menjadi lebih semangat karena sekarang ada tujuan yang jelas, yaitu mengikuti ujian HSK.
“Saya merasa lebih percaya diri karena sekolah mendukung kami untuk terus berkembang,” ujarnya.
Antusiasme yang sama datang dari pihak mitra baru SIS Palembang, Lelia, S.Kom., selaku Koordinator Universal Education & Training Centre / Panitia HSK Sumsel, mengaku sangat senang dapat bermitra dengan SIS Palembang, sekolah yang memiliki misi sejalan dengan kami dalam membekali siswa dengan keterampilan global.
Dengan menghadirkan akses sertifikasi HSK, SIS Palembang menunjukkan komitmen nyata terhadap pendidikan internasional dan kesuksesan siswa.
Kolaborasi ini memperlihatkan langkah proaktif SIS Palembang dalam membentuk peserta didik yang berdaya saing global.
Dengan bahasa Inggris dan Mandarin sebagai dua bahasa paling banyak digunakan di dunia, SIS Palembang memastikan siswanya siap dengan keterampilan, kepercayaan diri, serta sertifikasi yang diperlukan untuk sukses di masyarakat dapat saling terhubung.
“Orang tua yang memilih SIS Palembang berarti memilih pendidikan berorientasi masa depan, sebuah pendidikan yang memadukan keunggulan akademik dengan pengembangan sosial emosional serta keterampilan nyata,” katanya.
SIS Palembang mengundang para orang tua bergabung menjadi bagian dari keluarga besar SIS Palembang.
SIS Palembang tidak hanya mengajar untuk hari ini, tetapi juga menyiapkan pemimpin untuk masa depan.