Menu

Mode Gelap

News

Terkait Isu Mutasi Pejabat Pemprov, Anggota DPRD Sumsel Minta Pj Gubernur Serahkan Kepada Gubernur Terpilih

badge-check


Terkait Isu Mutasi Pejabat Pemprov, Anggota DPRD Sumsel Minta Pj Gubernur Serahkan Kepada Gubernur Terpilih Perbesar

PALEMBANG – Chairul S. Matdiah, anggota Komisi 1 DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) dari Partai Demokrat, memberikan apresiasi terhadap keputusan Penjabat (PJ) Gubernur Sumsel yang menunda perombakan jajaran pejabat eselon 2 dan 3 di lingkup Pemerintah Provinsi Sumsel hingga setelah Pilkada 2024.

Chairul S Matdiah menilai keputusan tersebut tepat agar tidak menimbulkan spekulasi politik menjelang pesta demokrasi.

“Kami sangat menghargai keputusan PJ Gubernur yang memutuskan untuk menunda mutasi pejabat sebelum Pilkada. Ini langkah yang sangat baik, agar tidak ada isu politik yang timbul menjelang pemilihan,” ujar Chairul S Matdiah, Rabu (28/11/2024).

Chairul S Matdiah juga menekankan bahwa jika nantinya ada kebutuhan untuk perombakan atau mutasi, hal itu sebaiknya diserahkan kepada gubernur yang terpilih setelah Pilkada.

Ia berharap keputusan tersebut bisa menjaga netralitas pemerintahan dan mencegah terjadinya praktik politisasi dalam rotasi pejabat.

“Kami berharap mutasi pejabat dilakukan oleh Gubernur yang terpilih nanti. Langkah ini akan lebih transparan dan sesuai dengan mandat rakyat,” ungkap Matdiah.

Sebelumnya, beredar informasi bahwa 19 pejabat eselon 2 dan sekitar 90 pejabat eselon 3 di Pemerintah Provinsi Sumsel terancam kehilangan jabatan. Kabar tersebut mengundang spekulasi bahwa mutasi ini berkaitan dengan dinamika politik menjelang Pilkada.

Menanggapi hal ini, Chairul S Matdiah menilai bahwa isu tersebut perlu segera diluruskan agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan pegawai pemerintahan.

Ia juga mengingatkan bahwa meskipun DPRD tidak memiliki kewenangan untuk menghalangi kebijakan mutasi, pihaknya tetap dapat memberikan masukan kepada PJ Gubernur agar kebijakan tersebut dilakukan secara bijaksana.

“Saya akan memberikan masukan ini secara langsung jika ada kesempatan bertemu dengan PJ Gubernur, baik dalam rapat paripurna atau pertemuan lainnya,” kata Chairul S Matdiah.

Dalam kesempatan ini, Chairul S Matdiah juga menegaskan bahwa perombakan atau mutasi pejabat yang dilakukan pada masa transisi pemerintahan seharusnya tidak dipengaruhi oleh kepentingan politik tertentu, melainkan untuk memperkuat kinerja pemerintahan daerah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pupuk Subsidi Dibajak Mafia, Petani Menjerit saat 14 Ton Nyaris Diselundupkan ke Jambi

29 Januari 2026 - 21:52 WIB

Niat Melindungi Teman Berujung Luka, Siswa SMP di Palembang Ditusuk di Depan Sekolah

29 Januari 2026 - 18:58 WIB

Pemprov Sumsel Siapkan 2.912 Kursi Kereta untuk Mudik Gratis Lebaran 2026

29 Januari 2026 - 18:13 WIB

Polri Ungkap Penipuan e-Tilang Palsu yang Mengatasnamakan Kejaksaan, Sejumlah Perangkat Disita

29 Januari 2026 - 17:48 WIB

Herman Deru Optimistis Sekolah Rakyat Ogan Ilir Beroperasi Tahun Ajaran 2026/2027

29 Januari 2026 - 17:45 WIB

Trending di News