Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia (RI) digelar dengan berbagai kegiatan lmba, salah satunya seperti yang dilakukan warga Komplek Liverpool II Jakabaring, Palembang. Warga Liverpool II dengan penuh semangat mengikuti berbagai macam perlombaan meski di tengah pandemi COVID-19.
Adapun jenis perlombaan yang digelar dibagi dalam tiga kategori, pra-sekolah, anak-anak dan orang dewasa. Untuk anak-anak lomba yang dipertandingkan antara lain, lomba makan kerupuk, lari kelereng, memindahkan belut ke dalam botol, balap karung, dan memasukkan paku ke dalam botol.
Sementara lomba dewasa yang diikuti bapak-bapak dan ibu-ibu diantaranya, bulutangkis memakai daster, merias wajah suami dengan mata pertutup, lomba paku botol, memindahkan tepung secara estafet, lomba gaple, joget bangku, balap karung dan tarik tambang.
Keseruan pun nampak tak berhenti saat perlombaan berlangsung, terutama di perlombaan bulutangkis karena pemain pria memakai daster. Lomba bulutangkis juga diikuti pemain Muba Babel United Ichsan Kurniawan, yang tercatat sebagai warga Liverpool II. Ichsan menjadi pemenang ke tiga.
Ketua panitia perlombaan HUT ke-75 RI Rusli mengatakan, melalui perlombaan ini generasi muda tidak hanya bisa belajar bagaimana memperjuangkan suatu kemenangan semata, namun juga memiliki hati yang lapang di saat mengalami kekalahan.
Di samping itu, dirinya berharap, momentum HUT ke-75 tahun kemerdekaan RI dapat menumbuhkan rasa kecintaan terhadap tanah air kepada generasi muda.
“Kegiatan perlombaan juga dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, di mana di lokasi pertandingan juga disediakan tempat cuci tangan, dan peserta diimbau menggunakan masker,” kata Rusli yang berpofesi sebagai Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD).
Ditambahkannya, kegiatan 17 Agustus juga bisa terlaksana berkat dana swadaya masyarakat Liverpool II.
“Terima kasih atas kerja sama seluruh warga Liverpool II dan seluruh panitia. Kami juga meminta maaf jika ada kekurangan, dan ke depan semoga kegiatan ini bisa terus terselenggara dengan lebih baik,” katanya.
Lurah Jakabaring Selatan Tohirin AR yang membuka kegiatan perlombaan mengatakan, selama 3 tahun dia menjadi lurah, ini adalah kegiatan perdana dia diundang memeriahkan perlombaan 17 Agustus.
“Saat ini pandemi Corona masih mewabah, maka kami imbau warga agar kiranya menjaga protokol kesehatan, jaga jarak bicara, cuci tangan dan memakai masker, meskipun kita sudah memasuki fase new normal,” tegasnya.
Tohirin menambahkan, 80 persen warga yang tinggal di Jakabaring, masih memiliki kartu keluarga (KK) Jakarta, Palembang, Ogan Komering Ilir (OKI) dan lain lain. Dalam kesempatan itu, dia mengajak warga untuk pindah domisili ke Kabupaten Banyuasin. (eno)













