Palembang – Persiapan pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Palembang tahun ini memasuki tahap akhir. Meski jumlah kloter mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, proses keberangkatan tetap dipastikan berjalan lancar dengan skema yang lebih terstruktur.
Plt Kepala Kanwil Kemenag Sumsel Arkan Nurwahiddin menyebutkan, total jemaah yang akan diberangkatkan mencapai 7.036 orang yang terbagi dalam 16 kelompok terbang (kloter). Rinciannya, sebanyak 5.859 jemaah berasal dari Sumatera Selatan dan 1.077 dari Bangka Belitung, belum termasuk 64 petugas haji.
“Tahun ini memang ada penurunan jumlah kloter, tapi seluruh proses tetap kami optimalkan agar pelayanan kepada jemaah tetap maksimal,” ujarnya, Rabu (7/4/2026).
Jika dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah kloter tahun ini lebih sedikit. Pada 2025, terdapat 22 kloter dengan total 8.143 jemaah, sementara pada 2024 mencapai 19 kloter dari 8.506 jemaah. Penyesuaian ini membuat distribusi jemaah dalam tiap kloter menjadi lebih padat.
Pemberangkatan akan dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama terdiri dari 10 kloter yang dijadwalkan berangkat mulai 22 April hingga 5 Mei. Sementara gelombang kedua, sebanyak 6 kloter, akan menyusul pada 9 hingga 15 Mei.
Menariknya, jemaah asal Bangka Belitung akan tergabung dalam kloter 7, 8, dan 9, dengan kloter 9 diisi gabungan jemaah Babel dan Sumsel. Adapun setiap kloter rata-rata diisi 445 jemaah, kecuali kloter terakhir yang hanya berjumlah 361 orang.
Kloter pertama dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 21 April untuk menjalani masa karantina singkat sebelum diberangkatkan keesokan harinya pukul 07.10 WIB. Penerbangan menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines dengan tujuan Madinah dan estimasi tiba pukul 14.45 waktu setempat.
Dengan jadwal yang telah tersusun rapi, pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dapat berjalan tertib dan lancar. Sementara itu, kepulangan jemaah dari Tanah Suci dijadwalkan mulai 1 Juni 2026.













