Menu

Mode Gelap

News

17 DPD Partai Berkarya di Sumsel Membubarkan Diri, Kompak Pindah ke Partai Parindra

badge-check


Sejumlah pengurus DPD Partai Berkarya Sumsel menyatakan membubarkan diri. Perbesar

Sejumlah pengurus DPD Partai Berkarya Sumsel menyatakan membubarkan diri.

Palembang – Sebanyak 17 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Berkarya Sumsel memutuskan membubarkan diri dan pindah haluan politik dan bergabung dengan Partai Indonesia Raya (Parindra).

Hal itu didasari karena rasa tidak percaya terhadap kepemimpinan Ketua Umum Partai Berkarya, Muchdi Purwoprandjono (Muchdi PR).

Di mana menurut DPD tidak berjalannya mesin politik partai besutan Tommy Soeharto ini, usai munas tahun lalu.

Ketua DPD Partai Berkarya Ogan Ilir, Edi Supardi, mengatakan keputusan pahit ini diambil karena kondisi internal DPP yang dinilai sudah tidak sehat.

Menurutnya, ketidakcocokan antara Ketua Umum dan Sekjen DPP hasil Munas tahun lalu dinilai menjadi akar masalah.

​”Kepengurusan DPP hasil Munas tidak berjalan. Kami sepakat membubarkan diri karena tahu ada ketidakharmonisan di pusat yang membuat organisasi mandek,” ujar Edi dalam pertemuan di Palembang, Sabtu, 7 Februari 2026, kemarin.

​Mantan Ketua DPW Partai Berkarya Sumsel, Mayjen TNI (Purn) Teddy Surachmat, SE, MM, yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua 2 DPP Parindra, memimpin langsung transisi ini.

Teddy bilang, Sumsel kini sudah membentuk struktur DPD Parindra yang dikomandoi oleh Syaradiba Agustina, SE, MSi.

​Mereka menilai, Muchdi PR tidak amanah dan mengabaikan keputusan musyawarah nasional.

​Keputusan sepihak pembentukan DPP dilakukan tanpa tim formatur dan penggantian Sekjen dilakukan secara sepihak.

​”Aspirasi daerah (DPW/DPD) tidak pernah ditindaklanjuti oleh pusat,” katanya.

​Kekecewaan dengan sikap yang didominasi kdlompok tertentu, serta meputusan partai hanya melibatkan tim kecil ketua umun, bukan struktur resmi DPP, menjadi alasan lebih dari 34 DPW memutuskan untuk membubarkan diri.

​”Saat ini, 34 dari 38 DPW se-Indonesia sudah mengundurkan diri dan bergabung ke Parindra. Ini adalah mosi tidak percaya nasional,” tegas Teddy.

Untuk Sumsel Sendiri, 17 Kabupaten/Kota resmi bubar dan bergabung ke Parindra, dan siap mengibarkan bendera Parindra, diantaranya, Muara Enim: Yoga Adibaya (Siap menggerakkan 22 cabang), Palembang, Heri Gustinus, OKI, Teri Gana.

Selain itu, ada Kabupaten ​PALI yang dipimpin Abdul Malik Nasution, Kota Pagaralam, Muhammad Saadi, Musi Banyuasin, Zuber Alatas.

“Beberapa daerah lain juga telah menyatakan diri siap membesarka. partai yang memiliki sejarah panjang bangsa Indonesia, seperti Kota Prabumulih, Banyuasin, dan OKU Induk,” bebernya.

​Saat ini juga, untuk kepengurusan pusat atau elit DPP Parindra juga telah terbentuk,
dan ​Parindra telah dideklarasikan pada 26 Januari 2026, yang dikomandoi oleh ​Ketua Umum, Prof. Dr. H. Irmanjaya Thaher, SH, MH, Sekjen, Mayjen TNI (Purn) Achmad Daniel Chardin, SE, MSi dan Bendahara Umum Mayjen TNI (Purn) Suparlan Purwo Utomo, SE, MSi.

​Menutup pertemuan, Teddy Surachmat dan Syaradiba Agustina memberikan instruksi khusus bagi pembentukan pengurus hingga tingkat akar rumput.

​”Kita harus melibatkan generasi muda dan kaum perempuan. Porsi wanita dalam kepengurusan Parindra minimal 30 persen. Masa depan partai ada di tangan mereka,” kata Syaradiba.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FAITH, Cara ICRAF Menyiapkan Santri di Banyuasin Jadi Pelaku Ketahanan Pangan

9 Februari 2026 - 20:29 WIB

Wali Kota Palembang Tegaskan Tak Terlibat Kejuaraan Karate Bermasalah, Minta Panitia Bertanggung Jawab

9 Februari 2026 - 20:22 WIB

Sumsel Sambut Wacana Gentengisasi Presiden, Herman Deru: Gagasan Brilian

9 Februari 2026 - 18:14 WIB

Api Mengamuk Saat Warga Terlelap, Satu Balita Meninggal di SU II Palembang

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

PP 50/2025 Berlaku, Perlindungan JKK–JKM Kian Terjangkau bagi BPU

9 Februari 2026 - 16:29 WIB

Trending di News