Menu

Mode Gelap

News

5 Aplikasi Pusdokkes Polri untuk Layanan Kesehatan Masyarakat

badge-check


5 Aplikasi Pusdokkes Polri untuk Layanan Kesehatan Masyarakat Perbesar

Jakarta,- Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri terus berupaya mengembangkan digitalisasi layanan kesehatan. Saat ini ada lima aplikasi yaitu Sicobar, E-Rikkes SIM, Dokkes Presisi, Forensic Odontology System, dan Aplikasi Divina

Kepala Pusdokkes Irjen Pol. Asep Hendradiana mengatakan, berbagai aplikasi telah dikembangkan untuk menunjang pemberian layanan masyarakat maupun kinerja-kinerja Polri.

“Setidaknya sudah ada lima aplikasi yang dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya,” ujar Asep dalam keterangannya, Selasa (28/2/2023).

Asep menjelaskan, Sicobar berfungsi untuk registrasi pelayanan kesehatan Polri, Surat Covid-19 & bebas narkoba. Sedangkan E-Rikkes SIM berfungsi untuk pemeriksaan kesehatan dalampenerbitan SIM.

“Untuk waktu yang dibutuhkan utk pemeriksaan kesehatan e Rikkes SIM hanya sekitar setengah jam,” ujar Asep.

Irjen Pol. Asep menjelaskan, pemeriksaan kesehatan tetap dilakukan secara langsung atau tatap muka, hanya datanya saja yang diinput ke dalam aplikasi E-Rikkes SIM. Pemohon dapat melakukan registrasi dari rumah, kemudian datang ke fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk dalam aplikasi yang terdekat dari rumah untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Keuntungannya data kesehatan akan dapat disimpan sebagai big data yg nantinya dapat dipergunakan sewaktu waktu bila diperlukan, misalnya bila terjadi kecelakaan lalu lintas,” ujar dia.

Selanjutnya, ada pula Forensic Odontology System yang akan berfungsi sebagai database ondotologi atau rekam gigi untuk keperluan forensik. Selanjutnya, ada pula Dokkes Presisi yang berfungsi sebagai Informasi dan percepatan layanan kesehatan. Kemudian, aplikasi Divina, yang berfungsi sebagai database DVI dan DNA.

“Dengan berbagai inovasi pelayanan digital Pusdokkes Polri, diharapkan dapat memberikan pelayanan kpd personel Polri dan masyarakat dengan cepat, mudah, efektif & efisien untuk terus disosialisasikan dan dikembangkan,” ujar Kapusdokkes menambahkan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pesan Terakhir Haji Halim untuk Palembang: Kota yang Damai, Religius, dan Lebih Baik

22 Januari 2026 - 21:05 WIB

Prosesi Pemakaman Haji Alim Digelar di Masjid Agung Palembang

22 Januari 2026 - 19:34 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Bahas Kerja Sama Pemulihan Ekosistem 57 Taman Nasional Indonesia

22 Januari 2026 - 19:30 WIB

Gubernur Sumsel Kenang Sosok Semasa Hidup Haji Alim

22 Januari 2026 - 19:30 WIB

Usai Terbongkarnya Pengoplosan LPG 3 Kilogram, Herman Deru Pastikan Pasokan LPG di Sumsel Aman

22 Januari 2026 - 19:26 WIB

Trending di News