Bupati OKU Timur HM Kholid MD akan menjadikan kegiatan ogoh ogoh sebagai salah satu agenda destinasi wisata, karena mampu menjadi daya tarik dan salah satu destinasi wisata religi khususnya Di Kabupaten OKU Timur, Dimana ada sekitar 8 ribu penonton dalam kegiatan ogoh-ogoh di Kecamatan Semendawai Timur.
Pawai ogoh-ogoh ini dilaksanakan dalam rangka menyambut hari Raya Nyepi. Dalam pawai tersebut puluhan ogoh-ogoh unik diarak warga dari berbagai desa di kecamatan Semendawai Timur tersebut menarik perhatian ribuan pasang mata yang menyaksikan festival tahunan ini.
Bupati OKU Timur HM Kholid MD mengatakan, pemerintah daerah bahkan tengah menjadikan wisata religi ini menjadi agenda wisata tahunan. Pemerintah berharap pawai ogoh-ogoh ini bisa menjadi destinasi wisata religi yang bisa menarik perhatian para wisatawan lokal untuk berkunjung ke wilayah Semendawai Timur.
“Pawai tahunan yang selalu disambut meriah ini selain diharapkan jadi ajang silaturahmi dalam mepersatukan warga juga kelak diharapkan bisa menjadi salah satu destinasi wsiata religi di OKU Timur,” kata Kholid.
Kholid mengaku dirinya begitu kagum bahwa di Desa Burnai Jaya masyarakat Hindu yang hidup berdampingan dengan masyarakat Islam dan bersama-sama merayakan Nyepi. Dirinya menilai inilah salah satu kekayaan OKU Timur yang harus diketahui banyak orang. Bahwa, ada kerukunan antar agama di Wilayah Kecamatan Semendawai Timur.
“Inilah kekayaan Kabupaten OKU Timur, dimana antara satu masyarakat dengan masyarakat lainnya meski bukan satu keyakinan bisa hidup berdampingan dan saling menghormati”, katanya.
Bupati menambahkan, tahun depan acara tersebut akan dijadikan sebagai agenda rutin pemerintah daerah. Sehingga bisa menjadi destinasi wisata religi di OKU Timur. “Saya ingin masyarakat OKU Timur dan di luar OKU Timur dapat merayakan hari raya Nyepi dengan nyaman dan tentram, karena adanya kerukunan antar umat beragama,”ucapnya.
#ADV












