Menu

Mode Gelap

News

Pemenuhan Potensi Petani Kecil di Lahan Gambut

badge-check


DCIM100GOPROG0024263. Perbesar

DCIM100GOPROG0024263.

Badan Restorasi Gambut, sejak awal berdiri, melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan potensi petani di lahan gambut. BRG mengajak petani memanfaatkan lahan gambut terdegradasi, terbuka, terlantar menjadi lahan produktif.

Selain bisa meningkatkan fungsi ekonomis, pemanfaatan lahan gambut yang sudah terbuka ini bisa mengurangi resiko kebakaran di musim kemarau.

Bekerja erat dengan petani lokal, BRG mempraktekkan budidaya di lahan gambut tipis ini di lebih dari 300 desa di Sumatera dan Kalimantan dengan menanam padi, nanas, talas, sagu, serta juga peternakan, dan perikanan.

Masyarakat pun sudah terbiasa mengkonsumsi hasil budidaya di lahan gambut tersebut. Berdasarkan kajian yang dilakukan Kementerian Pertanian dan BRG, setidaknya ada 14 komoditas untuk bisa ditanami di gambut.

Pertanian yang dilaksanakan di lahan gambut mengikuti sistem climate smart agriculture, yang meminimalisir dampak negatif pada tanah gambut. Kegiatan yang dilakukan antara lain adalah dengan memberikan edukasi Sekolah Lapang kepada petani untuk pemanfaatan lahan tanpa bakar dan penggunaan pupuk alami di tanah gambut yang asam dan peningkatan unsur hara alami tanah agar siap dimanfaatkan.

BRG juga terus mempopulerkan paludiculture, atau pertanian di lahan gambut atau lahan dengan air tergenang, kepada para petani lokal di lahan gambut menggunakan dua prinsip yaitu:

a) mempertahankan dan memfasilitasi pembentukan gambut dengan tidak mengkonversi lahan gambut yang fungsi lindung dan; b) penggunaan spesies asli dengan lebih produktif untuk peningkatan ekonomi penduduk dan cadangan karbon. Paludicultureyang dilaksanakan menghasilkan beberapa komoditas khas lahan gambut seperti padi rawa; ternak; perikanan “beje”; sagu; eco-tourism dan industry turunan. Paludiculturedinilai sebagai sistem pertanian yang sesuai dengan pemeliharaan ekosistem lahan gambut serta dapat memanfaatkan diversifikasi pangan menggunakan spesies asli lahan gambut. Paludiculturejuga memberikan kontribusi untuk sumber penghasilan petani dan menekan kerusakan gambut dari kebakaran.

Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foeadmenyatakan, “Upaya pelatihan petani krusial dalam proses restorasi ekosistem gambut Indonesia, dengan harapan petani memiliki kecukupan informasi untuk peningkatan produktivitas sambil menjaga ekosistem gambut tetap baik. Dengan pelatihan petani diharapkan pemanfaatan potensi ekosistem gambut menghasilkan berbagai macam sumber pangan yang dibutuhkan oleh Indonesia di masa depan.”

Namun sebelum sampai ke titik para petani kecil di lahan gambut memiliki kedaulatan untuk dapat memproduksi mandiri kebutuhan pangannya dan bahkan menjadikannya komoditas ekonomi potensial, terdapat berbagai tugas restorasi ekosistem gambut yang perlu dilaksanakan oleh seluruh pihak terkait.

Proses penggarapan lahan gambut secara berkelanjutan dinilai mahal sehingga petani yang tidak punya kekuatan modal dan tenaga yang cukup akan kesulitan untuk meningkatkan produktivitas. Karena itu dibutuhkan sinergi antara petani, pemerintah dan swasta dalam mengoptimalkan lahan gambut untuk kegiatan pertanian ini.

Dari faktor ekologis dan hidrologis, pihak terkait perlu menjaga tata kelola air gambut sehingga produktivitas pertanian dapat dipertahankan di musim kemarau. Ini tak terlepas dari fungsi kubah gambut sebagai penyimpan air. Kebakaran hutan dan lahan yang disengaja juga perlu ditindak tegas oleh pihak berwenang agar kegiatan ini tidak berulang dan menghindari kerugian para petani terdampak.

“Pemerintah akan memastikan infrastruktur pertanian di lahan basah termasuk lahan gambut dikelola dengan baik, sehingga petani dapat menjalankan perannya sebagai motor penggerak kebutuhan pangan bangsa Indonesia di masa yang akan datang,” tutup Nazir.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Prabowo Panggil Menko Pangan, Pastikan Harga Terkendali dan Stok Aman Jelang Lebaran

4 Maret 2026 - 22:53 WIB

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Paket Data dengan Benefit E-Voucher BBM bagi Pengemudi Ojol

4 Maret 2026 - 20:56 WIB

Pemkot Palembang Hadirkan Bazar Ramadhan, Upaya Konkret Tekan Harga dan Perkuat Daya Beli

4 Maret 2026 - 19:45 WIB

Baznas Sumsel Genjot Zakat ASN dan BUMN, Target Rp50 Miliar di 2026

4 Maret 2026 - 12:44 WIB

Surat Edaran THR 2026, Menaker: Harus Dibayar Penuh, Tak Boleh Dicicil

4 Maret 2026 - 12:39 WIB

Trending di News