Menu ✖

Mode Gelap

News

Mawardi: Peran Perempuan Efektif Tangkal Penyebaran Terorisme dan Radikalisme

badge-check


Mawardi: Peran Perempuan Efektif Tangkal Penyebaran Terorisme dan Radikalisme Perbesar

Palembang – Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya merespon positif kegiatan pelibatan perempuan sebagai agen perdamaian dalam pencegahan radikalisme dan terorisme yang diselenggarakan oleh Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Sumsel di Ballroom Beston Hotel Palembang, Rabu (12/8).

Menurutnya peran perempuan dalam hal ini sangat penting. Terutama dalam hal memberikan pemahaman yang baik kepada anak-anak generasi muda agar jangan sampai terpengaruh terhadap pemahaman yang salah.

Tak hanya itu, peran perempuan yang tergabung dalam organisasi ini juga menurutnya dapat menjadi agen/pelopor dalam menciptakan dan mengantisipasi supaya di Provinsi Sumsel khususnya Indonesia jangan ada yang terlibat terorisme.

“Teroris ini sering dilakukan oleh laki-laki namun saat ini laki-laki itu sering memanfaatkan perempuan. Kita tahu sendiri cara-cara akal bulus dari para terorisme dengan janji ataupun penipuan- penipuan dibaliknya untuk dapat dijadikan ataupun ikut tergabung dalam kelompok terorisme itu,”katanya.

Secara garis besar, ia menilai terorisme ini sangat berbahaya sekali bahkan keberadaannya sangat berdampak pada hubungan keluarga, negara bahkan sektor lainnya. Maka itu, disinilah peran perempuan sangat penting terutama dalam memberikan wawasan yang baik kepada anak-anak agar jangan sampai terlibat. “Harapan saya acara seperti ini agar sampai ke tingkat Kabupaten/Kota se Sumsel,”tutupnya.

Ditambahkan Direktur Pencegahan BNPT yang diwakili Kasubdit Teknologi Informasi, AKBP Astuti Idris mengatakan bahwa terorisme adalah tindak kejahatan luar biasa, terorisme bukan hanya merusak stabilitas negara namun juga sistem ekonomi dan lainnya.

Menurutnya pelaku teroris tidak hanya membunuh manusia yang tidak berdosa, namun menghadirkan ketakutan bagi semua manusia. “Maka itu mari kita bersama-sama untuk mencegah terorisme begitu juga radikalisme,”ungkapnya.

Dia menyebutkan dalam menangkal radikalisme tentu kearifan lokal inilah yang dapat menangkalnya. Makanya kearifan lokal harus di tanamkan dan diterapkan sejak dini.

“Dalam hal ini tidak dapat dipungkiri posisi peran perempuan sangat vital, perempuan memilki peran strategis dalam memberikan kekuatan baik di keluarga dan masyarakat dari segala bentuk penyebaran kelompok terorisme dan radikalisme,”tutupnya.

Sementara itu, Ketua FKPT Provinsi Sumsel, Periansya mengatakan saat ini terorisme bukan hanya dilakukan laki-laki tapi juga perempuan. Makanya digelarnya kegiatan ini bertujuan untuk untuk memberikan gambaran tentang perempuan untuk menjadi agen perdamaian dalam pencegahan terorisme dan radikalime di Provinsi Sumsel. “Acara hari ini ada sebanyak 100 orang peserta yang terdiri Akademisi, Lurah serta Tokoh Perempuan,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Dukung Arahan Gubernur Bali Terapkan Ganjil Genap Pengisian BBM Mulai 17 Oktober 2026

16 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Gubernur Sumsel Telepon Menhut agar Dry Ice Tak Dihentikan

16 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Dry Ice Diharapkan Buka Jalan OMC dan Water Bombing di Sumsel

16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan Pertalite untuk Percepat Pemulihan Layanan BBM di Bali

16 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Polusi Udara Palembang Turun Usai Dry Ice, Ini Kata BMKG

16 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Trending di News