Menu

Mode Gelap

News

110 Ribu Anak di Palembang Daftar Kartu Identitas Anak

badge-check


110 Ribu Anak di Palembang Daftar Kartu Identitas Anak Perbesar

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Palembang mencatat sudah ada 110 ribu pemohon pembuatan Kartu Indentitas Anak (KIA). Namun, Disdukcapil saat ini hanya bisa mencetak dan mendistribusikan KIA sebanyak 36 ribu. 

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Penduduk, Sahlan Syamsu mengatakan, pihaknya kewalahan melihat antusias masyarakat untuk membuat KIA.  

Bahkan, dari data jumlah anak di Palembang sendiri ada sebanyak 480 ribu anak.

“Kita kewalahan menghadapi banyaknya warga yang ingin membuat KIA. Apalagi SDM kita kurang sehingga proses pembuatan KIA sedikit terlambat,” kata Sahlan, Senin (18/3).

Pihaknya sendiri saat ini belum bisa memastikan jumlah warga yang ingin membuat KIA perharinya. Apalagi, warga juga banyak yang melakukan di kantor Camat setempat. 

“Perharinya belum bisa kita menghitungnga karena ramai, apalagi sebelum kesini kan banyak jug warga yang buat KIA di Camat,” jelasnya. 

Sahlan menambahkan, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk sedikit bersabar terkait kondisi ini, lantaran sekarang pihaknya masih terkendala SDM dan peralatan. 

“Estimasinya sepuluh hari kerja selesai. 

Namun kami mohon agar warga untuk bersabar karena SDM kita kurang meladeni permohonan KIA yang membludak,” pungkasnya. (Bowok)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Car Free Night, Bank Sumsel Babel Salurkan Bantuan CSR di Pedestrian Atmo

11 April 2026 - 11:30 WIB

Perusahaan Swasta di Muba Wajib Lapor Kepesertaan BPJS Jasa Konstruksi

11 April 2026 - 10:46 WIB

Sidang Gelar Perkara Berlangsung Panas, Kuasa Hukum Sebut Bukti Kasus Dosen UMP Belum Kuat

10 April 2026 - 23:01 WIB

Gubernur Herman Deru Resmikan Pembangunan Kembali Jembatan Air Lawai B

10 April 2026 - 19:49 WIB

Prabowo: Rp31,3 Triliun Uang Negara Diselamatkan, Bisa Percepat Perbaikan Sekolah dan Rumah Rakyat

10 April 2026 - 19:03 WIB

Trending di News