Menu

Mode Gelap

News

Terbatas Ruang, Kejari Muara Enim Kewalahan Simpan Barang Bukti

badge-check


Suasana Barang Bukti di Kejari Muara Enim (foto : Andi) Perbesar

Suasana Barang Bukti di Kejari Muara Enim (foto : Andi)

Banyaknya kasus dengan menyertakan Barang Bukti (BB), ditambah luasnya wilayah hukum yang harus ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Enim. Membuat tempat penyimpanan BB Kejari hanya tersisa sedikit ruang. Kondisi ini akan terus terjadi, mengingat terbatasnya tempat yang disediakan.

Dalam kesempatan tersebut, Kejari Muara Enim Irfan Wibowo SH melalui Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R) Kejari Muara Enim, Alputra Alpriwan, pada tahun 2021 saja, dalam sehari, Kejari Muara Enim harus menerima setidaknya tiga sampai lima unit kendaraan per hari.

“Dan jumlah ini akan terus bertambah,” ujarnya, pada Urban id, Kamis (15/04/2021).

Dijelaskannya, untuk mengantisipasi penumpukan BB tersebut, pihak kejaksaan melakukan pelelangan dan juga pengembalian BB. “Kalau perkaranya sudah inkrah, BB bisa kita lelang dan kembalikan,” tambahnya.

Untuk penyimpanan BB sendiri, lanjut Alputra, layaknya ada tempat atau bangunan khusus yang bisa menampung dan menempatkan kendaraan. Baik itu, roda dua, maupun ke kendaraan roda empat dalam jumlah banyak. “Mungkin bangunan seperti hanggar pesawat. Jadi bisa memuat banyak,” ungkapnya.

Saat ini, Kejari Muara Enim sudah mengajukan usulan untuk dilakukan pelelangan kepada KPKNL. Tinggal melengkapi berkas, maka kemungkinan usai hari raya akan dilakukan pelelangan.

“Ada sekitar limapuluhan kendaraan yang akan kita lelang. Itu roda dua dan empat,” tambahnya, seraya menambahkan bahwa setiap tahun pihaknya melakukan lelang dan pengembalian BB dan juga pemusnahan.

Namun, diakui Alputra, untuk saat ini Kejari Muara Enim belum perlu menitipkan BB yang ada di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan). Selain itu, Kejari juga khawatir nanti ada kekeliruan dalam hal pendataan. Karena di Rupbasan, bukah hanya BB dari Kejaksaan saja, namun BB dari Kepolisian juga di titipkan disana.

“Jadi, kami rasa, saat ini kita belum memerlukan Rupbasan untuk menitipkan BB yang ada di kita. Mungkin nanti, apabila tempat kita sudah tidak memungkinkan,” tukasnya.(ndi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penyaluran BBM di Makassar dan Sekitarnya Berjalan Kondusif

16 September 2026 - 14:43 WIB

Pertamina Patra Niaga Berbagi Wawasan Energi Bersama Mahasiswa ITS di Pertamina Goes To Campus 2026

16 September 2026 - 14:30 WIB

Wali Kota Palembang Geram Pejabat Utama Absen Rapat Banjir dan Diwakili Staf PPPK

16 September 2026 - 13:34 WIB

Antrean BBM Kembali Mengular, Gubernur Sumsel Pertanyakan Distribusi Pertalite-Bio Solar

15 September 2026 - 19:33 WIB

Dari Monpera Palembang, Jurnalis Kirim Doa untuk 8 Orang yang Belum Kembali dari Krakatau

15 September 2026 - 19:30 WIB

Trending di News