Menu

Mode Gelap

News

badge-check


Perbesar

PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya menekankan agar Pemkab dan Pemkot di Sumsel untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan pendataan terkait angka kemiskinan di kabupaten dan kota masing-masing.

 

Bahkan, dia mengistruksikan pemda membentuk tim khusus untuk melakukan pendataan tersebut.

 

“Kevalidan data ini sangat penting untuk menggambarkan kondisi tingkat kemiskinan masyarakat yang sebenarnya. Tim khusus ini harus dibentuk sehingga data-data tersebut akurat,” kata Mawardi Yahya, ketika membuka rapat koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Sumsel di Auditorium Bina Praja Setda Provinsi Sumsel, Selasa (22/6).

 

Tim khusus tersebut, lanjutnya harus melakukan pendataan langsung kondisi tingkat kemiskinan masyarat. Hal itu agar upaya penanggulangan dan pemberantasan kemiskinan yang tengah dilakukan saat ini dapat berjalan maksimal.

 

“Tugas pokok kepala daerah adalah mensejahterakan masyarakat. Namun sekuat apapun upaya kita untuk menuntaskan kemiskinan ini akan sia-sia jika tidak memiliki data yang valid,” ujarnya.

 

Dia menilai, ketidak akuratan data menjadi salah satu penyebab bantuan yang diberikan tidak tepat sasaran.

 

“Kita harus berani bertindak agar masalah kemiskinan ini dapat segera teratasi, apalagi ditengah pandemi ini. Saat ini banyak masyarakat yang mungkin tidak berhak mendapatkan bantuan, justru menerima bantuan itu. Data seperti itu yang harus validkan,” terangnya.

 

Melalui data yang valid, dia meyakini program pengentasan kemiskinan yang telah dirancang dapat membawa hasil positif bagi kesejahteraan masyarakat.

 

“Dengan langkah ini, saya berharap data kita bisa valida dan penerima bantuan sesuai dengan nama dan alamat,” paparnya.

 

Sementara itu, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda yang turut hadir dalam rakor tersebut mengemukakan dukungannya terkait arahan Wakil Gubernur Mawardi Yahya.

 

Menurutnya, Pemkot Palembang akan segera memberbaharui data tingkat kemiskinan sesuai arahan Wagub.

 

“Kita akan segera tindaklanjuti. Data-data akan diperbahuri sehingga menggambarkan kondisi sebenarnya. Tim khusus tentu akan kita bentuk melalui Dinas Sosial untuk turun melakukan pendataan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kabut Asap Karhutla Kepung Palembang, Wali Kota Ratu Dewa Ajak Warga Salat Istisqa

28 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Tiket Mulai Rp1,6 Juta, Garuda Travel Fair Palembang Buka Perburuan Liburan hingga 2027

28 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Pertamina Patra Niaga Raih Impact Commitment Awards di Investortrust CSR Awards 2026, Hadir dalam Wilayah Bencana Sumatera dan NTT

28 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Pengukuhan Pengurus Asosiasi Linmas, Wali Kota Palembang Tegaskan Peran Strategis Satlinmas

28 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Analisis BDRC, Topik Berdayakan Tenaga Kerja Lokal Jadikan Index Sentimen Positif Ketenagakerjaan Muba Tertinggi di Sumsel

28 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Trending di News