Menu

Mode Gelap

News

1.800 Lampion Hiasi Klenteng Dewi Kwan Im di Palembang

badge-check


Suasana Klenteng Dewi Kwam Im menjelang perayaan Imlek 2019 yang sudah dihiasi ribuan lampion (foto: thama/Urban Id) Perbesar

Suasana Klenteng Dewi Kwam Im menjelang perayaan Imlek 2019 yang sudah dihiasi ribuan lampion (foto: thama/Urban Id)

Jelang perayaan tahun baru Imlek 2019, Klenteng Dewi Kwan Im di Palembang telah bersolek. Salah satu tempat ibadah umat budhis tertua di Kota Pempek ini kini sudah dihiasi sedikitnya 1.800 lampion.

Pantauan Urban Id, Rabu (30/1) Klenteng yang berada di kawasan 10 Ulu Palembang tersebut sudah mulai ramai dengan aktivitas warga Tionghoa yang beribadah, ada juga sejumlah petugas kelenteng yang terlihat melakukan pembersihan patung dewa, pengecatan tiang, dan penyusunan beberapa kertas ibadah.

Klenteng Dewi Kwan Im merupakan salah satu tempat pilihan sebagian besar warga Tionghoa di Palembang untuk beribadah saat perayaan Imlek setiap tahunnya. Tak heran, saat perayaan Imlek lokasi ini akan dipadati oleh ribuan pengunjung. Bahkan, tak jarang ada yang datang dari luar Kota Palembang.

Humas Klenteng Dewi Kwan Im, Harun mengatakan, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan dalam menyambut perayaan tahun baru Imlek. Sebagian besar hanya melakukan pembersihan hingga pemasangan lampion. Jumlah lampion yang dipasang yakni sebanyak 1.800 unit.

“Jadi tidak persiapan khusus. Lebih kepada pembersihan dan pemberian ornamen khas perayaan Imlek,” katanya dibincangi Urban Id.

Menurutnya, perayaan Imlek ini lebih diartikan sebagai rasa syukur warga Tionghoa karena telah diberikan kesempatan ditahun sebelumnya untuk berbuat baik, kemudian diberikan rezeki, dan kesehatan. Karena itu, dengan penyambutan Imlek tahun ini diharapkan mampu diberikan kesehatan yang prima, rezeki yang lancar, negara yang aman.

“Kalau pun ada permintaan khusus itu tergantung dari individu masing-masing,”katanya.

Selain itu, kata dia, permintaan individu sendiri tergantung dari masing-masing pribadi yang datang ke Klenteng Dewi Kwam Im, seperti melakukan doa langsung kepada para dewa, dan memberikan persembahan. Seperti melepaskan burung dari sangkar dan lain sebagainya.

“Intinya ada hukum sebab akibat. Jika kita berbuat baik maka kedepan akan ada yang berbuat baik kepada kita,” katanya.(jrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BPBD Sumsel Kumpulkan Operator Helikopter untuk Evaluasi Penanganan Karhutla

18 Juni 2026 - 20:56 WIB

KPK Buka Peluang Periksa Plt Bupati Muara Enim

18 Juni 2026 - 20:52 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Palembang Ajak Mitra Pengemudi Lindungi Diri dari Risiko Kerja di Jalan

18 Juni 2026 - 20:01 WIB

Pertamina Kilang Plaju Perkuat Kompetensi Tim Pengendali Supply Loss untuk Jaga Keandalan Energi Sumsel

18 Juni 2026 - 15:41 WIB

Cik Ujang Ajak Masyarakat Jadikan Hijrah Momentum Perubahan di Gebyar Muharam 1448 H dan Harlah Muslimat NU ke-80

18 Juni 2026 - 15:17 WIB

Trending di News