Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Pemkab Muba resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan (MoA) oleh Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, dan Kepala PPSDM Migas Cepu, Waskito Tunggul Nusanto, yang berlangsung di Cepu, Jawa Tengah. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam menjawab kebutuhan industri migas terhadap tenaga kerja yang terampil, tersertifikasi, dan berstandar nasional.
Melalui kesepakatan yang berlaku selama tiga tahun ini, kedua lembaga sepakat mengembangkan program pelatihan dan sertifikasi kompetensi migas, memperkuat infrastruktur pusat pelatihan, menyusun peta jalan pengembangan SDM jangka panjang, hingga membuka peluang program magang bagi tenaga kerja muda daerah.
Herryandi Sinulingga menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya bersifat administratif, melainkan diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Musi Banyuasin, khususnya generasi muda yang ingin berkarier di sektor migas.
“Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal, sehingga mereka tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap program yang akan dijalankan nantinya akan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersendiri agar pelaksanaannya lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Dengan kolaborasi ini, Pemkab Musi Banyuasin optimistis pengembangan SDM sektor energi dapat berjalan lebih terstruktur, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi kemajuan daerah.












