Menu

Mode Gelap

News

Herman Deru Optimistis Empat Fly Over Perlintasan Kereta Tuntas 2027

badge-check


Herman Deru Optimistis Empat Fly Over Perlintasan Kereta Tuntas 2027 Perbesar

Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus bergerak menyeimbangkan geliat ekonomi sektor energi dengan kenyamanan mobilitas masyarakat.

Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur guna mengurai kemacetan serta meningkatkan keselamatan di sejumlah titik krusial perlintasan sebidang.

Komitmen tersebut diperkuat melalui audiensi strategis bersama jajaran pimpinan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Direktur Utama PT Semen Baturaja Suherman Yahya, yang berlangsung di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Jumat (30/1/2026).

Pertemuan itu membahas progres pembangunan empat flyover di jalur lintasan kereta api aktif, yakni Flyover Simpang Belimbing (JPL 99), Flyover Gunung Megang 1 (JPL 104), Flyover Gunung Megang 2 (JPL 106), dan Flyover Ujan Mas (JPL 111).

Menurut Herman Deru, proyek tersebut diproyeksikan menjadi solusi komprehensif yang tidak hanya menjamin kelancaran operasional Kereta Api Batubara Rangkaian Panjang (Babaranjang) sebagai tulang punggung logistik energi nasional, tetapi juga membebaskan masyarakat dari kemacetan di perlintasan sebidang.

“Dengan adanya pembaruan penataan angkutan batubara, permintaan pasti meningkat. Namun, ini adalah ekosistem yang bersinggungan langsung dengan jalan raya. Jika tidak ditata dengan baik, ketidaknyamanan masyarakat akan semakin tinggi,” tegas Herman Deru.

Ia menilai pembangunan flyover menjadi langkah strategis untuk menciptakan keseimbangan antara kepentingan industri dan kepentingan publik. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar arus distribusi energi sekaligus menjaga kelancaran lalu lintas masyarakat.

Demi percepatan realisasi proyek, Gubernur mendorong terbentuknya sinergi solid melalui konsorsium lintas sektor. Kolaborasi itu melibatkan PT Bukit Asam (PTBA) dan PT KAI sebagai pilar transportasi energi, PT Semen Baturaja, Pemerintah Provinsi Sumsel, serta Kementerian Pekerjaan Umum.

“Sinergi ini penting agar tidak ada ego sektoral. Semua pihak harus duduk bersama demi kepentingan Sumatera Selatan dan kelancaran distribusi energi nasional,” ujarnya.

Gubernur berharap proses groundbreaking dapat segera dilaksanakan sebagai bentuk kepastian dan keseriusan dalam pelayanan publik. Ia mengatakan seluruh flyover tersebut dapat beroperasi penuh pada tahun 2027.

Selain berdampak pada aspek ekonomi, pembangunan flyover ini juga dinilai krusial untuk meminimalkan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang yang selama ini rawan insiden.

Dengan terpisahnya arus kendaraan umum dan jalur kereta api logistik, standar keselamatan diharapkan meningkat secara signifikan.

Hal ini sejalan dengan komitmen Pemprov Sumsel dalam menghadirkan infrastruktur yang aman, modern, dan berkelanjutan.

Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pimpinan PT KAI, antara lain Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha Rafli Yandra, Direktur SDM dan Kelembagaan Atih Nurhayati, EVP Coal Transportation TLN Ahmad Malik, serta Kepala Divisi Regional III Palembang Januri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wawako Palembang Prima Salam Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda Islami

21 September 2026 - 21:01 WIB

Cekcok Biaya Berobat Anak, Istri Tega Tikam Suami PNS hingga Tewas di OKI

21 September 2026 - 20:57 WIB

Menhut Tinjau Karhutla SM Padang Sugihan, Kolaborasi Multipihak Perkuat Pemadaman

20 September 2026 - 08:54 WIB

Yamaha Thamrin Gelar Yamaha Customer Day di Sako, Hadirkan Donor Darah hingga Undian Motor Grand Filano

19 September 2026 - 18:27 WIB

Cegah Karhutla di Musim Kering, PT RHM Perkuat Pembasahan Lahan Gambut

19 September 2026 - 15:06 WIB

Trending di News