Duka menyelimuti warga Jalan Ratu Sianum, Lorong Nepos, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Palembang. Dua orang warga, Dewi Rohayati (33) dan Murni (40), meninggal dunia setelah menjadi korban ledakan tabung gas 12 kilogram yang terjadi saat persiapan sedekah menyambut bulan suci Ramadan.
Kedua korban menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang. Luka bakar parah yang mencapai hingga 80 persen membuat kondisi keduanya tidak tertolong.
Kapolsek Ilir Timur II Palembang, Kompol M Ismail, mengatakan bahwa kedua korban merupakan bagian dari warga yang ikut membantu kegiatan memasak di rumah seorang warga bernama Arsyad.
“Kedua korban sedang membantu persiapan sedekah menyambut Ramadan. Akibat luka bakar yang cukup parah, keduanya tidak dapat diselamatkan,” kata Ismail pada Minggu 1 Februari 2026.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu, 31 Januari 2026 sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, sejumlah warga berkumpul untuk kegiatan masak-masak. Namun, diduga terjadi kebocoran pada tabung gas 12 kilogram yang kemudian memicu ledakan.
Ledakan tersebut menyebabkan api menyambar area dapur dan melukai sembilan orang, terdiri dari tujuh orang dewasa dan dua anak-anak. Para korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pelabuhan Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Selain dua korban meninggal dunia, beberapa korban lainnya masih menjalani perawatan dengan tingkat luka bakar bervariasi, mulai dari 20 hingga 80 persen.
Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebocoran tabung gas yang memicu ledakan, sekaligus mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan tabung gas, terutama saat kegiatan memasak dalam jumlah besar.












