Palembang – Memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah mulai menimbulkan kekhawatiran di berbagai daerah, termasuk di Sumatera Selatan. Menyikapi situasi tersebut, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian kebutuhan pokok secara berlebihan atau panic buying.
Menurutnya, dinamika geopolitik global memang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi dunia. Namun masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpancing oleh kekhawatiran yang berlebihan.
“Sering kali baru ada sedikit informasi, masyarakat langsung panic buying dan melakukan aksi borong barang. Ini yang harus kita hindari,” kata Herman Deru, Kamis (5/3/2026).
Ia menegaskan pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi global sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya terkait ketersediaan bahan pangan.
Herman Deru memastikan stok pangan di Sumatera Selatan hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, Sumatera Selatan merupakan salah satu daerah yang berperan sebagai penopang swasembada pangan nasional sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan.
“Sumatera Selatan termasuk daerah yang menjadi penyangga swasembada pangan nasional, jadi stok pangan kita aman,” ujarnya.
Selain itu, Herman Deru juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama di media sosial. Ia menilai informasi yang belum tentu benar kerap memicu kepanikan di tengah masyarakat.
Karena itu, masyarakat diminta memastikan kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
“Informasi yang tidak akurat sering memicu keresahan. Jadi masyarakat harus lebih bijak menyaring informasi,” katanya.













