Menu ✖

Mode Gelap

News

Ramadan di Rig Pengeboran, Pertamina Drilling Dorong Pekerja Utamakan Keselamatan

badge-check


					Direksi dan Komisaris perusahaan Pertamina Drilling mengunjungi Rig PDSI#01.2 yang beroperasi di wilayah kerja Prabumulih, Sumatera Selatan. Foto : Istimewa Perbesar

Direksi dan Komisaris perusahaan Pertamina Drilling mengunjungi Rig PDSI#01.2 yang beroperasi di wilayah kerja Prabumulih, Sumatera Selatan. Foto : Istimewa

Prabumulih — Momentum Ramadan dimanfaatkan jajaran pimpinan PT Pertamina Drilling Services Indonesia untuk memperkuat komunikasi dengan para pekerja lapangan sekaligus menegaskan pentingnya budaya keselamatan kerja dalam operasional pengeboran migas.

Melalui kegiatan Safari Ramadan, direksi dan komisaris perusahaan mengunjungi Rig PDSI#01.2 yang beroperasi di wilayah kerja Prabumulih, Sumatera Selatan, pada Senin (9/3). Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi kepada kru yang tetap menjalankan aktivitas pengeboran selama bulan suci.

Komisaris Pertamina Drilling, Adhi Brahmantya, dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran fisik bagi seluruh pekerja, terutama karena aktivitas pengeboran membutuhkan konsentrasi dan stamina tinggi.

“Crew harus tetap menjaga kesehatan selama bekerja. Operasi pengeboran membutuhkan kondisi fisik yang prima agar pekerjaan dapat dilakukan dengan aman dan optimal,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar setiap pekerja menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Keselamatan adalah prioritas. Jika ada pekerjaan yang dinilai tidak aman, jangan ragu untuk menghentikannya. Itu bagian dari budaya keselamatan yang harus kita jaga bersama,” kata Adhi.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menegaskan bahwa keselamatan kerja harus menjadi budaya yang tertanam dalam setiap individu di lingkungan kerja, bukan sekadar aturan administratif.

“Safety bukan hanya aturan, tetapi harus menjadi kebutuhan dan budaya kerja kita semua,” ujarnya.

Avep juga menyoroti pentingnya pemahaman pekerja terhadap identifikasi potensi bahaya (hazard identification) dalam setiap tahapan pekerjaan pengeboran. Menurutnya, kemampuan mengenali risiko sejak awal merupakan kunci utama dalam mencegah kecelakaan kerja.

Dalam kesempatan tersebut, manajemen juga memberikan apresiasi kepada kru Rig PDSI#01.2 atas dedikasi dan kinerja mereka dalam menjaga operasional tetap berjalan dengan baik.

“Kami mengapresiasi kinerja Rig PDSI#01.2 dan seluruh kru yang telah bekerja dengan baik. Pertahankan performa ini dengan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Avep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gramedia Buka Toko Ketiga di Palembang, Hadirkan Ruang Kreatif untuk Komunitas dan Pecinta Buku

31 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Ratu Dewa Ajak Generasi Muda Pertahankan Akar Sejarah Palembang-Epil

31 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Pertamina Patra Niaga Perkuat Ekosistem Minyak Jelantah untuk Pengembangan SAF dan Green Gasoline

31 Oktober 2026 - 15:51 WIB

OPINI: Menyikap Tabir Hukum Ketenagakerjaan dan Lingkungan

31 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pemutihan Pajak Sumsel Berakhir Hari Ini, Samsat Layani Warga hingga Pukul 24.00

31 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Trending di News