Menu

Mode Gelap

News

Bentrok di Kebun Sawit OKI Berujung Korban Jiwa, Dua Warga Terluka dan Satu Tewas Saat Kerusuhan

badge-check


Bentrok di Kebun Sawit OKI Berujung Korban Jiwa, Dua Warga Terluka dan Satu Tewas Saat Kerusuhan Perbesar

KAYUAGUNG – Bentrokan antara warga Desa Tebing Suluh dan aparat gabungan Polda Sumatera Selatan serta Polres Ogan Komering Ilir (OKI) di area perkebunan sawit PT Buluh Cawang Plantation (BCP), Kecamatan Lempuing, meninggalkan duka dan sejumlah korban.

Insiden yang bermula dari upaya kepolisian melakukan penyelidikan kasus dugaan pencurian tandan buah sawit itu berujung ricuh hingga menyebabkan dua warga mengalami luka tembak dan satu orang lainnya meninggal dunia.

Korban luka diketahui bernama Zainal Abidin (50) yang mengalami luka di bagian perut kiri serta Mat Umar (43) yang mengalami luka pada paha kiri. Keduanya saat ini masih menjalani perawatan medis dan dilaporkan dalam kondisi sadar.

Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan kedua korban telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan berbeda di wilayah Lempuing.

“Kedua korban saat ini dalam kondisi sadar dan sedang menjalani perawatan,” ujarnya.

Sementara itu, korban meninggal dunia bernama Ali (25). Berdasarkan informasi kepolisian, korban tewas setelah tersengat aliran listrik saat kerusuhan berlangsung dan terjadi aksi pembakaran di area mess perusahaan.

“Jenazah korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga,”kata dia.

Selain warga, seorang anggota kepolisian juga dilaporkan mengalami luka ringan akibat terkena tendangan saat situasi mulai memanas.

“Kericuhan bermula ketika petugas melakukan pengamanan sejumlah kendaraan roda dua dan satu unit mobil pikap yang diduga berkaitan dengan kasus pencurian buah sawit di kawasan PT BCP. Saat proses berlangsung, massa dari Desa Tebing Suluh mendatangi lokasi dan berupaya menghentikan tindakan aparat,”kata dia.

Ketegangan sempat mereda setelah dilakukan negosiasi dan kendaraan yang diamankan dikembalikan kepada warga. Namun situasi kembali memanas ketika sebagian massa merusak kendaraan patroli milik kepolisian.

“Kerusakan kendaraan aparat kemudian memicu situasi tidak terkendali. Dalam suasana chaos tersebut terdengar suara letusan senjata api yang kemudian menyebabkan dua warga mengalami luka tembak,”kata dia.

Insiden itu memicu kemarahan massa yang berujung pada aksi pembakaran mess karyawan PT Buluh Cawang Plantation. Saat kebakaran berlangsung, Ali diduga tersengat listrik hingga akhirnya meninggal dunia.

“Polda Sumsel menyatakan telah memberikan perhatian kepada keluarga korban, termasuk mendatangi kediaman korban meninggal dunia untuk menyampaikan belasungkawa dan bantuan,”kata dia.

Meski sempat berlangsung tegang, aparat memastikan kondisi keamanan di wilayah PT BCP kini telah berangsur normal. Massa telah membubarkan diri dan personel keamanan masih disiagakan guna mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait rangkaian peristiwa yang menyebabkan jatuhnya korban serta asal-usul luka tembak yang dialami dua warga dalam bentrokan tersebut,”kata dia.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejar Target 57 Persen Kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng RT dan RW

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Pertamina Patra Niaga Gelar Doa Bersama dan Santunan untuk Kelancaran Operasional Kilang Balikpapan

24 Juni 2026 - 11:38 WIB

2 Warga Negara Pakistan Dideportasi Imigrasi Sumsel karena Beri Keterangan Palsu saat Urus Izin Tinggal

23 Juni 2026 - 21:03 WIB

HUT Ke-25 Kota Pagaralam, Herman Deru Ajak Daerah Tangguh Hadapi Perubahan Sistem Keuangan

23 Juni 2026 - 20:55 WIB

Rezeki Mitra Ojol dari MyPertamina, 25 Yamaha Lexi Dibagikan pada BOOM Periode 1

23 Juni 2026 - 20:16 WIB

Trending di News