Palembang — Kota Palembang resmi menjadi tuan rumah pembukaan Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I dan II Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2026. Acara pembukaan tersebut berlangsung di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan pada Kamis (10/9/2026).
Dalam kegiatan ini, para peserta menyambangi tiga titik lokasi pembelajaran (lokus), yaitu Dinas Sosial Kota Palembang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palembang, serta RSUD Palembang BARI.
Pemerintah Kota Palembang memandang penunjukan ini sebagai wujud kepercayaan sekaligus momentum untuk membagikan praktik terbaik (best practices) dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya pada sektor pelayanan publik.
Fokus kajian studi lapangan ini menyasar penerapan prinsip kepemimpinan di tiga bidang utama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, yakni bidang kesehatan, sosial, serta perizinan dan investasi.
Di RSUD Palembang BARI, para peserta mengamati secara langsung pengembangan terobosan layanan kesehatan yang adaptif. Salah satu inovasi unggulan yang menjadi perhatian adalah “Jemputan Abang”, yaitu fasilitas antar-jemput pasien secara gratis bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan mobilitas maupun kendala transportasi.
Rumah sakit berakreditasi Paripurna tersebut juga menunjukkan konsistensinya dalam membangun budaya kerja, transparansi, serta sistem pengelolaan pengaduan yang responsif.
Atas komitmen tersebut, RSUD Palembang BARI sebelumnya sukses meraih Juara II Kompetisi Inovasi Kota Palembang Tahun 2025 dan mengantongi penghargaan transformasi digital dari BPJS Kesehatan.
Sementara itu, di Dinas Sosial Kota Palembang, peserta mempelajari strategi penanganan isu-isu sosial yang mengandalkan kolaborasi lintas sektor dan keakuratan data penerima manfaat.
Program strategis “Sekolah Rakyat” menjadi salah satu bahan pembelajaran utama karena terbukti memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.









