Palembang – Sebagai Bank yang sejak awal berkomitmen melayani masyarakat inklusi, BTPN Syariah tidak hanya menghadirkanakses keuangan bagi masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan formal, tetapi juga melakukan pendampingan dan pelatihan secara berkelanjutan agar memiliki pembiayaan yang tepat, serta kesempatan untuk tumbuh dan memiliki kehidupanyang lebih baik.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pertemuan Rutin Sentra (PRS) atau kumpulan yang dilakukan setiap dua minggu sekali.
Dalam pertemuan ini, BTPN Syariah tidak hanya memberikanakses pembiayaan, tetapi juga akses pengetahuan dan pendampingan dari Community Officer (CO).
Melalui pendekatan ini, Bank membangun empat perilaku unggulnasabah yang menjadi fondasi pertumbuhan, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS).
“Nasabah kami tumbuh dari semangat dan perilaku unggul yang mereka jalani setiap hari. Melalui kumpulan, mereka tidak hanyamenabung atau mendapatkan pembiayaan, tetapi juga belajar, berbagi, dan saling menguatkan. BDKS bukan hanya slogan, tetapi merupakan kunci agar masyarakat inklusi semakin berdaya, tumbuh, dan bertahan dalam berbagai situasi,” ujarperwakilan manajemen BTPN Syariah Robertus Hadisurya padaSelasa (22/09/26).
Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan pertumbuhannasabah, BTPN Syariah memberikan hadiah umrah gratis kepada nasabah yang konsisten menjalankan prinsip BDKS, salah satunya kepada 8 nasabah Sentra Kota Agung 2, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
Program Umrah Satu Pesawat ini merupakan upaya dalammewujudkan niat baik nasabah lebih cepat.
“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa mendapatkan apresiasi ini, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi sayauntuk terus mengembangkan usaha dan memberikan yang terbaik bagi keluarga. Saya merasa usaha dan perjuangan yang selama ini dilakukan dihargai,” ungkap Rospita Dewi, Ketua Sentra Kota Agung 2 yang merupakan salah satu nasabah BTPN Syariah dari Kecamatan Kota Agung.
Lebih lanjut, Rospita juga menyampaikan bahwa program-program BTPN Syariah memberikan dampak yang sangat besarbagi usaha yang dijalankan.
Antusiasme pun datang dari pemerintah daerah. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran BTPN Syariah di wilayah kami. Tidak hanya memberikan akses pembiayaan bagi masyarakat, khususnya perempuan, tetapi juga secara konsisten melakukanpendampingan dan pelatihan usaha,” jelas Camat Kota Agung, Bapak Sunandar, S.T., M.M.
Ia juga mengapresiasi upaya BTPN Syariah dapat memberikan dampak langsung yang sangat positif bagi masyarakat di Kecamatan Kota Agung.
Oleh karena itu, Sunandar berharap BTPN Syariah dapat terus memperluas jangkauan dan program pendampingan dan pelatihan usaha sehingga semakin banyak warga yang terbantu.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bisnis Pembiayaan untuk wilayah Jambi, Sumatera Selatan, dan Lampung, Vicky Agus Setiawan mengatakan manajemen telah melakukan penilaianyang komprehensif dalam pemberian hadiah umrah gratis ini.
Beberapa kriteria yang harus dipenuhi yaitu menjadi nasabah BTPN Syariah selama minimal tiga tahun, selalu membayara angsuran tepat waktu, disiplin menghadiri Pertemuan Rutin Sentra, menginspirasi lingkungan sekitar, serta usahanya tumbuhdari waktu ke waktu.
“Kami ingin memastikan bahwa hadiah umrah ini benar-benardiberikan kepada nasabah yang tidak hanya tumbuh bersamaBTPN Syariah, tetapi juga membawa dampak positif bagi sekitarnya. Ini bentuk apresiasi kami atas kedisiplinan, ketekunan, dan semangat nasabah dalam mewujudkanimpiannya,” ujar Vicky.
Program apresiasi ini menjadi bukti komitmen BTPN Syariah dalam mendampingi masyarakat inklusi sebagai segmen utama BTPN Syariah yang selama ini belum tersentuh layanankeuangan formal semata-mata untuk menciptakan kesempatantumbuh dan hidup yang lebih berarti dengan mengenalkanperilaku unggul Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS).
Pada program ini, nasabah dan masyarakat sekitar menerimainformasi yang edukatif melalui sesi literasi yang dirancanguntuk membantu nasabah sebagai pelaku usaha ultra mikrodalam memahami cara mengelola keuangan secara efektif, berani bermimpi besar, dan tetap konsisten dalam meraihimpiannya.
Vicky juga menjelaskan pentingnya literasi keuangan bagimasyarakat inklusi yang dilakukan BTPN Syariah hari ini, “Bukan sekedar seremoni, tetapi ada literasi agar masyarakatbisa menemukan lembaga keuangan yang tepat. Dan kita BTPN Syariah satu-satunya bank yang memberikan misi untukmemberikan pembiayaan kepada mass market. Dan sebagaiBank, kita juga diawasi ketat oleh regulator, government, dan tentunya unsur-unsur aparat daerah.”
Adapun mengenai tantangan yang dihadapi BTPN Syariah, “tantangan yang paling utama adalah masih adanya gap antarainklusi dan literasi. Kalau literasi sudah semakin dekat, mudah-mudahan tingkat kesejahteraan masyarakat akan meningkat.” Tutup Vicky.
BTPN Syariah juga merupakan satu-satunya bank umum syariahyang fokus melakukan pendampingan dan pelatihan keuangandemi menyediakan layanan perbankan yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat, demi mencapai kehidupan yang lebih berarti.









