Menu ✖

Mode Gelap

News

144 Mahasiswa Poltekpar Palembang Bekerja Sebelum Lulus, 10 Lulusan Jadi Pengusaha

badge-check


144 Mahasiswa Poltekpar Palembang Bekerja Sebelum Lulus, 10 Lulusan Jadi Pengusaha Perbesar

PALEMBANG – Peluang kerja di industri pariwisata tak hanya terbuka setelah seseorang menyelesaikan pendidikan. Sebanyak 144 mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang dilaporkan telah bekerja sebelum resmi lulus, sementara 10 lulusan lainnya memilih membangun usaha sendiri.

Capaian tersebut menjadi sorotan dalam wisuda ke-VII Poltekpar Palembang, Kamis (15/10/2026). Para lulusan juga memiliki peluang berkarier di luar negeri, terutama di sektor perhotelan dan pariwisata.

Direktur Poltekpar Palembang, Iwan Riady, mengatakan pengalaman belajar di kampus yang dipadukan dengan program magang, termasuk di luar negeri, menjadi bekal mahasiswa untuk memasuki dunia profesional.

Menurutnya, sejumlah lulusan telah mendapatkan kepercayaan bekerja sebelum menerima ijazah. Sebagian lainnya mengembangkan karier di berbagai sektor strategis, termasuk industri perhotelan multinasional di Asia, Timur Tengah, hingga Amerika Serikat.

“Para alumni sukses berkarier di berbagai sektor strategis dan berwirausaha. Mereka punya bekal yang cukup selama berkuliah di kampus, magang di luar negeri, hingga dipercaya untuk bekerja sebelum memegang ijazah,” ujar Iwan.

Selain membuka jalan menuju dunia kerja, pendidikan vokasi juga memberi ruang bagi lulusan untuk menciptakan peluang usaha. Sebanyak 10 lulusan Poltekpar Palembang tercatat memilih jalur kewirausahaan, yang berpotensi memperluas kesempatan kerja di sektor pariwisata.

Industri Pariwisata Butuh SDM Kompeten

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa yang hadir secara daring dalam wisuda tersebut mengapresiasi upaya Poltekpar Palembang menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang profesional dan mampu bersaing di tingkat global.

Menurutnya, pertumbuhan pariwisata Indonesia perlu diikuti peningkatan kualitas tenaga kerja. Pelaku industri tidak hanya dituntut mampu melayani wisatawan, tetapi juga menghadirkan pengalaman berkualitas serta menjaga keberlanjutan destinasi.

Sepanjang 2025, Indonesia mencatat 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 1,20 miliar perjalanan wisatawan nusantara. Devisa pariwisata mencapai 18,27 miliar dolar AS.

Pada Januari–Agustus 2026, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat 10,58 juta, tumbuh 5,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara mencapai 842,15 juta, meningkat 4,29 persen secara tahunan.

Adapun devisa pariwisata pada semester I 2026 mencapai 8,43 miliar dolar AS.

Ni Luh menegaskan bahwa capaian tersebut perlu diiringi peningkatan kualitas layanan dan manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat.

“Masa depan pariwisata Indonesia tidak hanya ditentukan oleh banyaknya wisatawan yang datang, tetapi juga oleh kualitas pengalaman yang dihadirkan, manfaat yang dirasakan masyarakat, serta keberlanjutan destinasi yang kita jaga bersama,” katanya.

Budaya Lokal Jadi Modal Bersaing

Wisuda ke-VII Poltekpar Palembang mengusung tema Rooted in Heritage, Beyond for the World. Tema tersebut menekankan pentingnya menjadikan budaya, tradisi, dan kearifan lokal sebagai fondasi pengembangan pariwisata, sekaligus membekali lulusan agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri global.

Ni Luh berpesan agar para lulusan terus berinovasi, mengembangkan ketangguhan, dan berani mengambil peluang tanpa meninggalkan akar budaya.

Bagi Sumatra Selatan, kekayaan budaya daerah dapat menjadi modal untuk memperkuat daya tarik pariwisata. Lulusan yang memiliki keterampilan profesional sekaligus memahami potensi lokal diharapkan mampu menciptakan pengalaman wisata yang lebih berkualitas dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan para wisudawan bahwa setiap orang memiliki perjalanan karier yang berbeda. Pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama pendidikan diharapkan menjadi bekal untuk menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang di industri pariwisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Imbau Masyarakat Tidak Salahgunakan BBM Subsidi di Tengah Normalisasi Distribusi di Bali

15 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI, Biznet Perkuat Pusat Data dan Siapkan Kabel Laut Baru

14 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Palembang Terancam Kehilangan 114 Anak Sungai Musi yang Kini Tergerus Zaman

14 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Tak Harus ke Puskesmas, Warga Palembang Bisa Manfaatkan Posko Kesehatan di Monpera

14 Oktober 2026 - 14:32 WIB

15 Hari Padamkan Karhutla, 102 Relawan Sumsel Belum Terima Honor

14 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Trending di News