Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta umat muslim/muslimah di Provinsi Sumsel untuk selalu meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Wujud cinta kepada Nabi Muhammad SAW tidak hanya dengan merayakan Peringatan Maulid Nabi semata melainkan dengan meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW.
“Kita cinta, kita muliakan karena Nabi Muhammad SAW panutan kita, teladan bagi kita. Dengan diimplementasikan dengan perbuatan dengan mencontoh apa yg telah di lakukan nabi,,” katanya saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H, di Masjid Nur Hidayah Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Minggu (3/9).
Herman Deru mengatakan, peringatan Maulid Nabi, merupakan kesempatan untuk umat merefleksikan diri mencontoh Rasulullah SAW, kemudian Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta menjaga habluminallah dan habluminannas.
“Saya sengaja hadir langsung kesini, untuk menyemangati warga dalam membangun rumah ibadahnya, sekaligus ini menyongsong hari lahirnya nabi Muhammad SAW, saya ajak masyarakat semua untuk menteladani sifat-sifat Rasulullah,” tambahnya.
Dalam kesempatan ini pula, Herman Deru mengakui peran para ibu dalam mencetak generasi bangsa tidak bisa dipungkiri. Karena pendidikan pertama yang didapatkan anak-anak dari di dalam keluarga. Termasuk peran kalangan ibudalam menunjang program Pemprov menurunkan angka stunting dan angka kemiskinan.
“Ini semua tidak terelepas dari peran ibu-ibu. kita tahu ada falsafah arab Al Ummu Madrasatul Ula. Yang artinya Ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya, Kita tidak boleh lengah hal ini berkat kebaikan ibu-ibu semua. Penurunan angka stunting 6,2 persen di Sumsel merupakan prestasi kita bersama, dan belum pernah dicapai sebelumnya oleh Sumsel, “kata dia.













