Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, Brigjen Pol Hissar Siallagan, mengingatkan masyarakat agar waspada dengan peredaran narkoba jenis baru yakni melalui cairan (Liquid) Vape.
Hal tersebut ia katakan saat beraudiensi dengan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa pada Jumat, 9 Januari 2025.
Hissar mengatakan bahwa kemunculan modus baru narkotika ini merupakan ancaman bagi masyarakat Sumsel.
Narkotika ini berupa cairan yang disisipkan melalui rokok elektrik atau Vape. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan menerima cairan (liquid) dari orang yang tidak dikenal.
“Jenis narkoba ini harus diwaspadai. Memang harganya mahal yaitu sekitar Rp 4-5 juta. Namun hal ini tetap harus diwaspadai karena bisa saja pengedar narkoba akan memberikan gratis terlebih dahulu kepada para pecandu,” tegas dia.
Kemudian Ia menyebut bahwa Sumsel saat ini mengalami kondisi darurat narkoba dengan tingkat presentase yang cukup tinggi di Indonesia.
Namun, tingkat presentase para pecandu yang datang untuk direhabilitasi masih terbilang sedikit yakni sekitar 2 ribu orang per tahun.
“Saat ini mungkin hanya 2 ribu orang yang datang untuk melakukan rehabilitasi per tahunnya dan itu masih sangat sedikit,” katanya.
Untuk itu Hissar menjamin para pecandu narkoba yang datang untuk rehabilitasi akan mendapatkan fasilitas gratis dan tidak akan terjerat proses hukum atau ditangkap.













