Menu

Mode Gelap

News

Jika Bantuan Corona Terhambat, Herman Deru Minta Pejabatnya Mundur

badge-check


Gubernur Sumsel Herman Deru saat berikan bantuan ke RSUD Baturaja (Dok. Humas Pemprov Sumsel) Perbesar

Gubernur Sumsel Herman Deru saat berikan bantuan ke RSUD Baturaja (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

Gubernur Sumsel, Herman Deru, meminta jajaran pejabat di Pemerintah Provinsi setempat agar mundur dari jabatannya. Hal itu jika bantuan corona bagi Ponpes dan mahasiswa masih saja terhambat.

Bantuan untuk Ponpes dan keringanan

uang kuliah mahasiswa terdampak corona sudah diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sumsel pada 7 Agustus lalu. Namun hingga Kamis (3/9), bantuan yang dinantikan itu justru belum terealisasi.

“Hampir sebulan kok bisa belum terdistribusi. Jangan dipersulit, inikan sifatnya darurat. Dananya ada, pendistribusian ada, dan penerimanya ada. Artinya ini tidak fiktif,” kata Herman Deru, Jumat (4/9).

Herman Deru bilang, bantuan tersebut mestinya segera cair agar dapat langsung dimanfaatkan mereka yang membutuhkan. Oleh karena itu, dirinya meminta jajaran di Pemprov Sumsel untuk segera menyelesaikan kendala tersebut.

“Saya minta bantuan ini terdistribusi paling lambat Rabu (9/9). Termasuk bantuan untuk keringanan uang kuliah mahasiswa yang belum tersalur. Kalau tidak sanggup menyelesaikan ini, lebih baik mundur,” katanya.

Dia menambahkan, karena sifatnya yang darurat, proses pendistribusian itupun harusnya dapat disederhaanakan. Dinas terkait diminta ikut membantu jemput bola, agar Ponpes dapat segera menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan operasional belajar mengajar mereka.

“Cek dan ricek lagi data penerima bantuan. Jangan sampai ada Ponpes yang memang memiliki kegiatan belajar mengajar tidak dapat bantuan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Reza Pahlevi, mengatakan dari 18.082 mahasiswa yang terdata mendapatkan bantuan tersebut sebagian besar sudah dicairkan.

Namun karena masih ada beberapa universitas yang mendaftarkan nomor rekening selain Bank Sumsel Babel maka pencairan belum dapat dilakukan.

“Untuk bantuan yang mahasiswa luar negeri seperti Mesir dan Sudan kita masih proses by name by address,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Dibawa ke RS Bhayangkara

29 April 2026 - 17:58 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Perawatan Terbaik Bagi Korban Kecelakaan KA Bekasi

29 April 2026 - 17:52 WIB

Patra Niaga dan Pemerintah Kolaborasi Resmikan SPBUN di Aceh Selatan, Perkuat Akses Energi Nelayan di Pesisir

29 April 2026 - 15:37 WIB

Dikritik soal Banjir Palembang, Ratu Dewa: Saya Tanggung Jawab, Akan Bekerja Lebih Baik

29 April 2026 - 13:24 WIB

97 Calon Ketua DPC PKB di Sumsel Jalani Uji Kelayakan dan Kepatuhan oleh DPP

29 April 2026 - 13:07 WIB

Trending di News