Palembang — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menegaskan perannya sebagai daerah penyangga dalam aksi kemanusiaan regional. Untuk kelima kalinya, Sumsel mengirimkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Sumatera.
Pelepasan bantuan dilakukan di Markas Kodam II Sriwijaya, Palembang, Jumat (9/1/2026), dipimpin langsung Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis. Momentum tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam merespons situasi darurat.
Bantuan yang dikirim tidak hanya berupa logistik, tetapi juga menjadi pesan solidaritas lintas daerah. Berbagai kebutuhan dasar disiapkan, mulai dari bahan pangan, air minum, pakaian layak pakai, tenda pengungsian, hingga makanan tambahan bagi warga terdampak.
Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa bencana alam yang kerap melanda wilayah Sumatera tidak boleh dihadapi secara sendiri-sendiri. Menurutnya, gotong royong antardaerah menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan masyarakat korban bencana.
“Ketika satu daerah tertimpa musibah, daerah lain harus hadir. Inilah semangat kebersamaan yang terus kita jaga di Sumatera Selatan,” kata Herman Deru.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Sumsel terus memantau perkembangan di wilayah terdampak, khususnya Aceh Tamiang, untuk memastikan bantuan yang dikirim sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Sementara itu, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menyebut keterlibatan TNI dalam pengiriman bantuan merupakan bagian dari komitmen menjaga stabilitas kemanusiaan, khususnya saat terjadi bencana alam.
“TNI tidak hanya hadir saat kondisi aman, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan pertolongan. Sinergi ini akan terus kami perkuat,” ujarnya.













