Palembang— Pemerintah Kota Palembang menargetkan sekitar 30 ribu jamaah akan menghadiri Ziarah Kubro 2026 yang digelar selama tiga hari, 6–8 Februari 2026.
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menegaskan kesiapan pemerintah kota dalam menyukseskan agenda religi berskala besar tersebut.
“Insya Allah, dengan kolaborasi seluruh stakeholder, Ziarah Kubro 2026 ini akan menjadi Ziarah Kubro Akbar. Semua pihak menyiapkan diri sesuai tupoksi masing-masing, sekaligus menjadikannya sebagai ladang amal ibadah,” ujar Aprizal, Rabu, 4 Februari 2026.
Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan jamaah, Pemkot Palembang menggandeng Polrestabes Palembang, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan.
“Pengamanan akan disiagakan di setiap lokasi ziarah. Kami ingin para peziarah merasa aman dan nyaman selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” tegas Aprizal.
Selain itu, Dinas PUPR melakukan perbaikan drainase dan ruas jalan menuju lokasi ziarah, sementara Dishub menyiapkan rekayasa lalu lintas dan titik parkir guna mengantisipasi lonjakan kendaraan.
Ziarah Kubro 2026 akan digelar di sejumlah lokasi bersejarah, seperti kawasan 8 Ilir, 12–16 Ulu, Kampung Al Munawar, Benteng Kuto Besak (BKB), hingga Makam Kyai Muara Ogan.
Pemkot Palembang berharap pelaksanaan Ziarah Kubro tahun ini berjalan lancar dan memberikan manfaat spiritual bagi jamaah serta memperkuat Palembang sebagai salah satu pusat wisata religi di Indonesia.
“Semoga seluruh rangkaian Ziarah Kubro 2026 berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkas Aprizal.












