Pemkot Palembang Siapkan Berkas Untuk Ajukan PSBB

0

Urban ID - Pemerintah Kota Palembang saat ini tengah bersiap mengajukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada Kementerian Kesehatan RI. Hal itu sering terjadinya peningkatan kasus penularan secara transmisi lokal yang kini sudah terjadi di 16 dari 18 kecamatan yang ada di ‘Kota Pempek’.

Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan saat ini tengah menyiapkan instruksi Wali Kota untuk kajian sementara terkait kasus COVID-19 maka Palembang sudah memenuhi sejumlah kriteria untuk menerapkan PSBB.
Misalnya jumlah peningkatan kasus, penyebaran kasus, jumlah transmisi lokal, termasuk persiapan dan kesiapan jaringan pengamanan sosial seperti kebutuhan dasar bagi masyarakat, sarana prasarana kesehatan, juga keamanan.
“Pada dasarnya kita sudah memenuhi kriteria untuk menerapkan PSBB, hanya tinggal beberapa yang harus dilengkapi. Dari total 18 kecamatan yang ada, 16 di antaranya sudah ada kasus COVID-19,” katanya, Senin (20/4).
Menurutnya, kelengkapan data terkait COVID-19 menjadi hal yang penting untuk disiapkan. Sebab, belajar dari daerah lain, banyak pengajuan PSBB yang ditolak karena dinilai belum cukup layak, dan tidak dilengkapi dengan data yang baik.
“Target kita dalam sepekan ke depan sudah kita ajukan melalui Gubernur Sumsel dan nantinya diteruskan ke Kemenkes,” katanya.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Palembang yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Ayus Astoni, mengatakan penambahan jumlah kasus COVID-19 terjadi cukup signifikan dalam tiga hari terakhir.
Data dari gugus tugas Palembang, sudah ada 54 kasus COVID-19. Rinciannya 51 orang masih dalam perawatan, dua orang meninggal dunia, dan satu orang sembuh.
Sebaran kasus berada di 16 Kecamatan, yakni Kecamatan IB I, yang terbanyak warganya terpapar COVID-19 dengan jumlah 11 orang. Kemudian, Kalidoni (9 orang), Sako (7 Orang dengan rincian 6 dirawat, satu meninggal), Plaju (5 orang), Sukarami (3 orang), IT II (3 orang).
Selanjutnya, Kecamatan Kemuning (3 orang), IT III (2 orang dengan rincian 1 meninggal, 1 sembuh), SU II (2 orang), IT I (2 Orang), AAL (1 orang), IB II (1 orang), SU I ( 1 orang), Jakabaring ( 1 orang), Sematang Borang ( 1 orang), Kertapati (1 orang) dan luar wilayah (1 orang).
“Hanya dua kecamatan, yakni Kecamatan Bukit Kecil dan Gandus yang masih nihil kasus,” katanya. (jrs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here