Menu

Mode Gelap

News

Pj Gubernur Agus Fatoni Buka Rapat Konsultasi dan Koordinasi TP PKK se-Sumsel

badge-check


Pj Gubernur Agus Fatoni Buka Rapat Konsultasi dan Koordinasi TP PKK se-Sumsel Perbesar

Palembang. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni bersama Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sumsel Tyas Fatoni membuka Rapat Konsultasi dan Koordinasi TP PKK se-Sumsel. Kegiatan ini diselenggarakan di Griya Agung Palembang, Sumatera Selatan, Senin (15/1/2023).

“Rapat Konsultasi dan Koordinasi merupakan agenda tahunan yang dimana pelaksanaanya oleh seluruh Tim Penggerak PKK di semua tingkatan, sebagaimana hasil rapat kerja Nasional ke-9 tahun 2021 dan sebagai hasil atau bagian dari program kerja TP PKK Provinsi Sumatera Selatan tahun 2024,” ucap Tyas Fatoni.

Rapat yang bertemakan ‘Kader PKK dan 10 Program Pokok PKK Melaju Menuju Indonesia Maju’ menjadi sarana evaluasi program kerja TP PKK Provinsi Sumatera Selatan. Tyas Fatoni mengatakan tujuan diadakannya rapat ini adalah untuk menyelaraskan dan merumuskan rencana kegiatan TP PKK Provinsi dan TP PKK Kabupaten/Kota melalui integrasi PKK ke dalam dokumen perencanaan dan anggaran pemerintah daerah.

“Tujuan kedua untuk penguatan TP PKK sebagai mitra kerja pemerintah daerah dalam menyukseskan program PKK dan pro rakyat juga sejalan dengan program pemerintah daerah dalam rangka mensejahterakan masyarakat, khusus Provinsi Sumatera Selatan,” jelasnya.

Tyas Fatoni juga menyampaikan, pada kesempatan ini dilakukan pemberian bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir. Bantuan ini berupa 500 pcs selimut, 500 pcs handuk dan biskuit. Kemudian, bantuan ini diterima secara simbolis oleh Ketua TP PKK 7 Kabupaten/Kota yang terdampak banjir, yaitu Kabupaten Musi Banyuasin, Kota Prabumulih, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Muratara dan Kabupaten Pali.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pj Gubernur Agus Fatoni selaku Dewan Pembina PKK Sumsel mengapresiasi digelarnya Rapat Konsultasi dan Koordinasi TP PKK Sumsel Tahun 2024.

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya acara ini. Ini sangat membanggakan dan kami menyambut baik, kami mendukung dengan sepenuhnya dan mudah-mudahan rapat ini menghasilkan untuk kemajuan Sumatera Selatan,” ucap Fatoni.

Fatoni menilai, pembangunan pada hakekatnya merupakan bagian dari pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang diarahkan pada terwujudnya kehidupan keluarga dan pendidikan nilai-nilai agama, budaya juga bangsa. Hal ini guna meningkatkan kesejahteraan keluarga dan membina ketahanan keluarga agar mampu mendukung kegiatan pembangunan bangsa dan negara.

“Karena itu peningkatan Sumber Daya Manusia sangat perlu terus dilakukan. Melalui program kerja yang mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan pemberdayaan perempuan dan juga meningkatkan kesejahteraan keluarga sehingga terwujud kualitas SD kualitas keluarga yang berdaya dan juga bahagia,” tambah Fatoni.

Dalam menyusun program dan kegiatan yang terencana terkoordinasi dan konsolidasi, Fatoni bersyukur di Sumatera Selatan  agar terus tercipta kekompakan kebersamaan, kolaborasi diantara semua stakeholder dalam percepatan 10 program pokok PKK.

“Karena itu perlu disusun strategi gerakan pemberdayaan PKK dengan melakukan rapat rapat koordinasi,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Herman Deru Safari Ramadan ke OKI, Tekankan Silaturahmi dan Pembangunan Infrastruktur

21 Februari 2026 - 05:37 WIB

Resmikan Masjid Roudhotul Jannah, Herman Deru Ajak Warga Makmurkan Masjid dengan Kegiatan Keagamaan

20 Februari 2026 - 20:48 WIB

Tasyakuran Setahun Kepemimpinan, Ratusan Anak Yatim di Palembang Doakan Ratu Dewa dan Prima Salam

20 Februari 2026 - 20:14 WIB

Herman Deru Hadiri Pengajian Ramadan Bersama Forkopimda dan BUMN di Polda Sumsel

20 Februari 2026 - 20:04 WIB

Polri PTDH Eks Kapolres Bima Kota Usai Terbukti Terlibat Narkoba

20 Februari 2026 - 17:58 WIB

Trending di News