Palembang — Viral video berisi permohonan bantuan dari belasan pemuda yang mengaku berasal dari Sumatera Selatan (Sumsel) mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman video yang diunggah akun @calvinblue_tersebut, mereka menyatakan terjebak pekerjaan bermasalah di Kamboja setelah tergiur janji gaji besar, dan kini meminta dipulangkan ke Palembang.
Tak hanga itu, video berdurasi 57 detik yang memperlihatkan sejumlah pria memohon pertolongan kepada Gubernur Sumsel Herman Deru serta Wali Kota Palembang Ratu Dewa.
“Assalamualaikum. Untuk Bapak Herman Deru dan Bapak Ratu Dewa, kami warga Palembang meminta pertolongan untuk membantu kami pulang ke Palembang,” ujar salah satu pria dalam video.
Mereka mengaku pekerjaan yang dijanjikan tidak jelas, bahkan sebagian menyebut mengalami tekanan hingga perlakuan tidak manusiawi.
“Kami korban di sini, kami dijual orang. Ada yang sudah bekerja, tapi penuh tekanan dan penyiksaan. Tolong bantu kami,” ucapnya lagi.
Menanggapi hal itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menyatakan telah menginstruksikan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumsel untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut.
“Saya sudah instruksikan Dinas Ketenagakerjaan menelusurinya di sana. Tinggal menunggu laporannya saja,” kata dia, Rabu (18/2/2026).
Bahkan, dirinya telah menggelar rapat bersama seluruh Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk Polda Sumatera Selatan (Sumsel), menyusul informasi bahwa sebagian warga Sumsel sudah ada yang berhasil kembali dari Kamboja.
“Kita tidak mau terjebak pada soal legal atau ilegal. Yang terpenting mereka adalah warga Sumsel dan WNI yang harus kita selamatkan. Jika ada unsur pidana, itu ranah kepolisian. Tugas pemerintah adalah memastikan mereka pulang jika mendapat perlakuan tidak baik,” tegas dia.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri tanpa kejelasan pihak perekrut dan mekanisme keberangkatan.
“Bekerja di luar negeri sah-sah saja, namun harus melalui jalur resmi dan memperhatikan aspek hukum serta norma moral, terutama jika yang direkrut adalah anak muda (ABG), ” kata dia.













