PALEMBANG – Sebanyak 102 relawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel) dilaporkan belum menerima pembayaran honor setelah menjalankan tugas selama 15 hari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel menyebut pencairan masih melalui proses administrasi dan menargetkan pembayaran dalam satu hingga dua hari.
Keluhan mengenai keterlambatan tersebut mencuat setelah akun Facebook Ipan Cebol mengunggah protes terkait hak relawan yang belum dibayarkan. Dalam unggahannya, ia mempertanyakan kepastian honor setelah para relawan membantu pemadaman karhutla selama 15 hari.
“Bapak Herman Deru yang terhormat, mana gaji honor kami yang ikut menjadi relawan karhutla selama 15 hari ini belum dibayar. Sudah seminggu kami belum dapat honor,” tulisnya dalam unggahan yang dikutip Urban Id, Rabu (14/10/2026).
Kepala BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana membenarkan pembayaran honor relawan masih belum terealisasi. Ia mengatakan keterlambatan tersebut berkaitan dengan proses administrasi penggunaan anggaran daerah.
“Itu bukan belum dibayar, tapi karena menggunakan anggaran daerah butuh ada proses untuk diberikan,” kata Iqbal, Rabu (14/10/2026).
Meski demikian, ia belum merinci tahapan administrasi yang masih harus diselesaikan sebelum pembayaran dapat dilakukan.
Relawan Dijanjikan Rp300 Ribu per Hari
Iqbal menjelaskan, sebanyak 102 relawan mendaftar melalui BPBD Sumsel untuk membantu penanganan karhutla. Mereka berasal dari kalangan mahasiswa dan anggota karang taruna.
“Para relawan ditempatkan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), termasuk di titik kebakaran dan posko penanganan karhutla. Perekrutan dilakukan setelah Gubernur Sumsel Herman Deru membuka kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat dalam upaya pemadaman,”kata dia.
Selain melalui BPBD provinsi, masyarakat juga dapat mendaftar melalui BPBD kabupaten dan kota.
Terkait pembayaran, Iqbal menjelaskan setiap relawan mendapat alokasi Rp150 ribu per hari untuk honor dan Rp150 ribu per hari untuk uang makan. Dengan demikian, total alokasi yang diterima mencapai Rp300 ribu per hari.
Jika dihitung selama 15 hari bertugas, setiap relawan memperoleh alokasi sebesar Rp4,5 juta. Rinciannya, Rp2,25 juta untuk honor dan Rp2,25 juta untuk uang makan.
BPBD Targetkan Pembayaran Dua Hari
BPBD Sumsel memastikan pembayaran yang tertunda akan segera diproses. Iqbal menargetkan dana tersebut dapat disalurkan dalam satu hingga dua hari setelah keterangannya disampaikan.
“Mungkin dalam satu dua hari ini diproses dan akan dibayarkan. Rincian honornya, Rp150 ribu gaji dan Rp150 ribu uang makan. Jadi semua berproses, nanti dibayarkan 1–2 hari ini,” ujarnya.









