Menu

Mode Gelap

News

5.000 Anak Palembang Dapat Vaksin DBD Gratis, Pemprov Uji Perlindungan Jangka Panjang

badge-check


Ilustrasi nyamuk demam berdarah. Foto : Istock Perbesar

Ilustrasi nyamuk demam berdarah. Foto : Istock

Palembang — Upaya menekan ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sumatera Selatan memasuki babak baru. Kota Palembang ditetapkan sebagai wilayah percontohan nasional pemberian vaksin Dengue bagi anak-anak, dengan total 5.000 dosis disiapkan secara gratis.

Program ini digagas Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan produsen vaksin Takeda, sebagai bagian dari penelitian sekaligus langkah pencegahan jangka panjang terhadap penyakit yang kerap meningkat saat musim hujan.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, dr. Trisnawarman, mengatakan Palembang dipilih karena memiliki tingkat kerawanan DBD yang cukup tinggi, terutama di lingkungan padat penduduk dan sekolah.

“Anak-anak menjadi prioritas karena aktivitas mereka banyak di luar rumah dan lingkungan sekolah berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” ujarnya, Senin (12/1/2026).

Vaksin Dengue yang digunakan memiliki tingkat efektivitas hingga 80 persen dalam mencegah gejala berat dan risiko kematian. Meski tidak sepenuhnya menutup kemungkinan terinfeksi, vaksin ini diyakini mampu membuat gejala jauh lebih ringan.

“Konsepnya mirip vaksin COVID-19. Anak yang divaksin masih bisa terkena, tapi dampaknya tidak berat,” jelas Trisnawarman.

Jika dilakukan secara mandiri, biaya vaksin ini tergolong mahal, mencapai Rp1,4 juta untuk dua kali suntikan. Karena itu, program gratis ini dinilai sebagai kesempatan penting bagi masyarakat sekaligus bahan evaluasi pemerintah sebelum diterapkan lebih luas.

Peluncuran program vaksinasi Dengue ini dijadwalkan berlangsung sebelum bulan Ramadan dan akan diresmikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan.

Meski vaksin mulai diperkenalkan, Dinkes menegaskan pencegahan berbasis lingkungan tetap menjadi kunci utama. Masyarakat diminta tidak mengendurkan kebiasaan 3M sebagai benteng awal melawan DBD.

“Vaksin ini pelindung tambahan, bukan pengganti. Lingkungan bersih tetap fondasi utama,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Anggota KPID Sumsel 2026-2029, Minta Gubernur Segera Terbitkan SK dan Lantik

31 Juli 2026 - 22:03 WIB

199 Kali Water Bombing Digelontorkan untuk Jinakkan Api di Banyuasin dan Ogan Ilir

31 Juli 2026 - 20:21 WIB

174 Dapur MBG di Sumsel Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Dinkes Percepat Proses Perizinan

31 Juli 2026 - 20:19 WIB

Dukung Putusan MK, Gubernur Sumsel Sebut Dana MBG Harus Berdiri Sendiri

31 Juli 2026 - 20:07 WIB

Masalah Lampu Jalan Viral, Kini Pemkot Palembang Bentuk Tim PJU di Setiap Kecamatan

31 Juli 2026 - 18:46 WIB

Trending di News