Menu

Mode Gelap

News

Jembatan Bailey Penghubung Lahat dan Muara Enim Mulai di Lalui Masyarakat

badge-check


Jembatan Bailey Penghubung Lahat dan Muara Enim Mulai di Lalui Masyarakat Perbesar

KORDANEWS — Masyarakat Kabupaten Lahat dan Muaraenim Sumatera Selatan (Sumsel) tepatnya di Desa Mulak Ulu dengan Mulak Sebingkai kini dapat lagi terhubung setelah akses jalan penghubung yakni Jembatan Mulak Ulu putus akibat diterjang arus sungai deras, pada Senin (30/12/2019) lalu. Terhubungnya kembali karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel yakni Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Sumsel telah menyelesaikan pemasangan Jembatan Bailey atau sementara dan dapat dilalui kendaraan roda empat atau dua.

“Sudah kami selesaikan Jembatan sementara ini dengan waktu dua bulan tepatnya di mulai 12 Januari 2020. Dengan ini masyarakat dapat menyebrangi sungai Mulak ulu, “ujar Kepala Dinas PUBM-TR, Dharma Budi usai membuka Jembatan Bailey, Kamis (5/4). Dirinya menjelaskan jika Jembatan Bailey merupakan pinjaman dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V dengan masa peminjaman usai pembangunan jembatan permanen selesai.

“Jembatan ini juga kami batasi hanya 5 ton agar Jembatan tidak mengalami kerusakan untuk itu kendaraan 10 ton atau lebih dari itu tidak boleh melintas, “jelasnya. Selain itu, untuk mengantisipasi terjadi banjir bandang kembali Jembatan sementara ini juga telah di bangun di dua sisi oprid atau timbunan penahanan Jembatan.“Kami juga antisipasi jika terjadi banjir bandang kembali jembatan akan kuat menahan beban karena kami tinggikan sekitar 1,2 meter jadi tidak akan terdampak dan jembatan aman,” jelas dia.       Sedangkan, untuk pembangunan Jembatan permanen pihaknya tengah melakukan perampungan desain sebelum dilakukan tender paling lama Mei mendatang. Total anggaran untuk jembatan tersebut berkisar Rp19 Miliar dari APBD Sumsel.

“Kami juga merubah dua bentang di pembangunan jembatan permanen menghindari erupsi dan akan selesai di bulan Oktober mendatang, “katanya. Jembatan baru itu nantinya berjarak 100 meter dari jembatan lama yang roboh diterjang banjir, dengan dua bentang sepanjang 80 meter di mana satu bentang berukuran 30 meter dan 50 meter. Sedangkan jembatan lama yang roboh hanya memiliki bentang 35 meter.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Uji Coba CFD dan CFN Tumbuhkan UMKM dan Disambut Antusias Warga Palembang

12 April 2026 - 14:44 WIB

Uji Coba CFD dan CFN di Palembang Sukses, Warga Antusias dan UMKM Menggeliat

12 April 2026 - 12:11 WIB

Dukung Car Free Night, Bank Sumsel Babel Salurkan Bantuan CSR di Pedestrian Atmo

11 April 2026 - 11:30 WIB

Perusahaan Swasta di Muba Wajib Lapor Kepesertaan BPJS Jasa Konstruksi

11 April 2026 - 10:46 WIB

Sidang Gelar Perkara Berlangsung Panas, Kuasa Hukum Sebut Bukti Kasus Dosen UMP Belum Kuat

10 April 2026 - 23:01 WIB

Trending di News