Menu

Mode Gelap

News

Pemkab Muba Beli 10 Ribu Masker Kain Dari Penjahit Lokal

badge-check


Pemkab Muba Beli 10 Ribu Masker Kain Dari Penjahit Lokal Perbesar

Menindaklajuti seruan Pemerintah Pusat yang meminta masyarakat menggunakan masker kain dalam beraktivitas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, mengajak penjahit lokal di daerah itu untuk membuat 10 ribu masker kain. Bupati Muba, Dodi Reza Alex, pembuatan masker kain ini juga sesuai instruksi pemerintah pusat, ditengah kelangkaan masker medis saat ini. Selain itu, sekaligus membantu masyarakat dalam mendapatkan tambahan penghasilan dengan melibatkan para penjahit yang ada di Muba.

“Untuk tahap awal ini kita minta penjahit membuat 10 ribu masker kain, dan akan kita beli Rp 3.500 per lembarnya. Nantinya masker itu akan dibagikan ke masyarakat secara gratis,” katanya, Minggu (5/4). Dodi bilang, program yang dinamai ‘Gerakan Masker Muba’ memeiliki tujuan untuk mencegah menyebarnya percikan liur atau biasa disebut droplets, sekaligus melakukan pemberdayaan para penjahit yang kini kesulitan mencari nafkah akibat pesanan jahitan menurun drastis dampak dari wabah ini. “Selama ini kan yang digunakan merupakan masker medis yang seharusnya digunakan oleh tenaga medis dan orang sakit. Saat ini justru jadi langka dan harganya naik berkali lipat,” katanya.

Oleh karena itu, dengan program ini Dodi juga mengajak masyarakat yang sehat agar lebih memilih menggunakan masker kain untuk membentengi diri dalam beraktivitas dan meminimalisir penyebaran COVID-19. “Jika memungkinkan kedepan kita akan meningkatkan ongkos pembuatan masker itu menjadi Rp 5 ribu per maskernya. Apalagi kan masker kain ini bisa dicuci untuk kemudian dipakai kembali,” katanya. Sementara itu, Ketua Dekranasda Muba, Thia Yufada, mengatakan pihaknya akan berperan maksimal untuk gerakan masker Muba. Sebab, program itu merupakan langkah konkrit untuk meminimalisir serta mencegah penularan COVID-19. “Tahap pertama 10 ribu masker akan dibagikan gratis untuk masyarakat Muba. Masker kain digunakan bagi masyarakat sehat, tujuannya untuk back-up kelangkaan masker medis,” katanya. (jrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan

7 Juni 2026 - 20:41 WIB

Cik Ujang Apresiasi FESyar Regional Sumatera 2026, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah yang Inklusif dan Berdaya Saing

7 Juni 2026 - 19:17 WIB

Bazar Buku International BBW Books Palembang 2026 Resmi Dibuka, Menunjang Gerakan Literasi Masyarakat

7 Juni 2026 - 09:53 WIB

Logo Layanan Darurat 110 Resmi Ditetapkan, Ini Maknanya

7 Juni 2026 - 07:57 WIB

Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Berkelanjutan Melalui Inovasi Budidaya dan Pemberdayaan Masyarakat

6 Juni 2026 - 21:11 WIB

Trending di News