Menu

Mode Gelap

News

Feby Deru Tinjau Proses Pembuatan Gula Aren “Wak Uban”

badge-check


Feby Deru Tinjau Proses Pembuatan Gula Aren “Wak Uban” Perbesar

Ogan Ilir – Menghadapi situasi sulit di masa pandemi covid-19 membuat sebagian besar orang berupaya untuk bertahan hidup dengan berbagai cara. Terlebih lagi tak sedikit orang yang dirumahkan dan kehilangan pekerjaan akibat terdampak covid-19.
Salah satu peluang usaha yang jadi andalan saat pandemi adalah pembuatan gula aren. Seperti di desa Ulak Segelung kecamatan Indralaya kabupaten Ogan Ilir terdapat usaha pembuatan gula aren Wak Uban yang telah berproduksi selama satu bulan Oterakhir ini.
Melihat kemajuan usaha pembuatan gula aren Wak Uban tersebut, mendorong ketertarikan Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru untuk menengok pengolahan gula aren.
Di sana dia menyaksikan proses teknik pembuatan gula aren yang sebelumnya diawali dengan menyadap air dari pohon aren. Nira hasil sadapan kemudian direbus selama 4 hingga 5 jam tergantung banyaknya yang dimasak di tungku perapian.
Saat air nira sudah berubah warna ke merah-merahan, kemudian diambil sedikit lalu dimasukan ke dalam air untuk memastikan tingkat kematangan.
“Usaha pembuatan gula aren kini termasuk peluang usaha yang dilirik masyarakat. Proses pembuatannya memang cukup rumit. Namun jika ditekuni dan ditelateni bisa meningkatkan perekonomian, ” elas Feby ketika melihat pembuatan gula aren di desa Ulak Segelung, Selasa (13/10/2020) siang.
Dilanjutkannya usaha pembuatan gula aren dapat membantu masyarakat yang terdampak covid-19, sebab pembuatan gula aren membutuhkan tenaga perajin di setiap prosesnya.
Hasil produksinya juga berkualitas baik dan murni berasal dari air nira tanpa tambahan bahan pengawet
“Harganya cukup terjangkau. Untuk 1 kg gula aren dijual Rp. 30.000. Kami juga turut membantu pemasarannya di koperasi PKK Sumsel. Ini kami lakukan untuk memudahkan UMKM dalam pemasaran produknya sekaligus meringankan pembeli yang ingin mendapatkan gula aren dengan kualitas baik”, imbuhnya.
Usaha pembuatan gula aren Wak Uban setiap harinya menghasilkan 5 kg gula aren.
Seperti dikatakan Nilawati, perajin yang bekerja di usaha pembuatan gula aren Wak Uban. Dia menyebutkan dari 1 pohon aren bisa dihasilkan 1 Kg gula aren.
“Ada 1200 batang pohon aren di perkebunan dengan luas 5 Ha ini. Sudah 7 batang pohon yang dipanen dan diolah menjadi gula”, ujarnya.
Nilawati menambahkan proses pembuatan gula aren Wak Uban masih dilakukan secara tradisional dengan menggunakan kayu bakar dimana hasilnya lebih baik ketimbang diolah menggunakan kompor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kunjungi Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, Komisi III DPRD Sumsel Soroti Kontribusi Dividen dan Mitigasi Kredit Macet

19 Juni 2026 - 21:46 WIB

Terima Audiensi Polsri, Herman Deru Dorong Sinkronisasi Pendidikan Vokasi dengan Potensi Sumsel

19 Juni 2026 - 21:14 WIB

Kunker Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Sumsel ke Kantor Kecamatan Kelekar Muara Enim

19 Juni 2026 - 19:06 WIB

Tumpukan Uang Rp 219 Miliar Hasil Pengembalian Terdakwa Korupsi Kredit Bank BUMN di Sumsel

19 Juni 2026 - 19:00 WIB

Oknum ASN KSOP Palembang Jadi Tersangka Kasus Pungli Kapal yang Melintas di Perairan Sungai Musi

19 Juni 2026 - 17:24 WIB

Trending di News