Menu

Mode Gelap

News

Hampir 1,5 Tahun Ambles, Tak Kunjung Diperbaiki

badge-check


Kondisi jalan ambles dan nyaris putus digerus aliran sungai (Foto : Istimewa) Perbesar

Kondisi jalan ambles dan nyaris putus digerus aliran sungai (Foto : Istimewa)

Sejak ambles dan nyaris putus akibat digerus aliran sungai pada awal 2020 lalu, hingga saat ini jalan penghubung Desa Batu Raja Baru menuju Desa Sugi Waras dalam wilayah Kecamatan Tebing Tinggi, belum juga diperbaiki.

Kondisi ini tentu saja dipertanyakan masyarakat terhadap keseriusan pemerintah untuk memperbaiki akses penting masyarakat kedua desa tersebut. Pasalnya, masyarakat kedua desa sebelumnya sudah berharap ada perbaikan jalan itu, namun hingga 1,5 tahun sudah berlalu, ternyata perbaikan jalan yang diharapkan, tidak pernah terjadi.

“Sebelum jalan itu kondisinya seperti sekarang ini, tanda-tanda akan tergerus habis sudah banyak terjadi. Namun itu tidak pernah ditanggulangi, hingga akhirnya kini, badan jalan itu hanya tersisa beberapa centi meter saja,” ungkap Iman, salah seorang pengguna jalan saat dibincangi wartawan di lokasi, Kamis (06/05/2021)

Diceritakannya, Sejumlah pejabat Pemkab Empat Lawang, sudah sering terlihat ke lokasi jalan ambles tersebut. Dia mengaku tidak mengerti apa tujuan para pejabat datang ke lokasi jalan ambles itu beberapa kali pasca kejadian ambles, apakah sekedar melihat-lihat dan foto-foto saja, atau berniat membangun.

“Kalau untuk survei dan dibangun, faktanya sampai saat ini, tidak ada perbaikan jalan dan justru kondisi jalan makin parah saja,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Supri, salah seorang warga Tebing Tingg. Dia juga mengaku tidak habis pikir apa yang dikerjakan Pemkab Empat Lawang beberapa tahun terakhir, yang mengaku kehabisan anggaran akibat pandemi Covid-19.

“Tidak jauh ke arah hulu jalan ambles, itu ada proyek normalisasi aliran sungai, anggarannya besar tingkat urgensi tentu kalah urgen dengan perbaikan jalan ambles Tapi faktanya, proyek normalisasi terus lanjut, perbaikan jalan diabaikan,” sesalnya.

Pemerintah kata dia, mestinya mengutamakan perbaikan jalan putus terlebih dahulu sebelum sibuk melakukan kegiatan normalisasi sungai. “Selaku masyarakat biasa, tentu yang kami harapkan ada kepedulian pemerintah untuk segera memperbaiki jalan itu,” ungkapnya. (Ben)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Resmi Disahkan Jadi Undang-Undang

21 April 2026 - 21:22 WIB

Prabowo Targetkan 17 Gigawatt PLTS Terbangun Tahun Ini

21 April 2026 - 21:20 WIB

Motor Listrik Kuasai Pasar, Transisi Kendaraan Ramah Lingkungan di Sumsel Masih Bertahap

21 April 2026 - 12:15 WIB

Cegah Kabut Asap, Sumsel Matangkan Status Siaga Darurat Karhutla

21 April 2026 - 11:28 WIB

Tak Kuat Lawan Tekanan Kepala Daerah, DKPP Sebut Integritas Penyelenggara Pemilu di Daerah Goyah

21 April 2026 - 10:47 WIB

Trending di News